Cegah Illegal Fishing, Ditpolairud Polda Kalteng Imbau Warga Pesisir Tak Gunakan Setrum Dan Racun

Sedang Trending 2 jam yang lalu

BUNTOK – Ditpolairud Polda Kalteng terus berkomitmen menjaga kelestarian ekosistem perairan. Melalui personel Kapal Patroli XVIII-2001, pihak kepolisian menggelar sosialisasi dan mengimbau penduduk pesisir agar tidak menangkap ikan dengan langkah ilegal, seperti menggunakan racun dan perangkat setrum.

Langkah preventif ini sengaja digalakkan demi menjaga keberlangsungan ekosistem dan populasi ikan, khususnya di wilayah perairan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, Buntok, Kabupaten .Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra, menegaskan bahwa aktivitas illegal fishing sangat merusak lingkungan dan bisa memicu punahnya populasi ikan lokal.

“Dalam kesempatan tersebut, kami menyampaikan kepada masyarakat agar jangan terpengaruh alias tergiur dengan hasil tangkapan nan banyak secara instan. Perhatikan akibat jangka panjangnya.

Penggunaan setrum dan bahan kimia dapat merusak lingkungan serta memusnahkan benih-benih ikan nan tetap kecil,” jelas Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra, Senin 15 Juni 2026.

Selain memberikan mengenai larangan dan akibat lingkungan, abdi negara kepolisian juga merangkul masyarakat dan organisasi nelayan setempat. Nelayan diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mengawasi dan memelihara kelestarian sumber daya sungai.

Polisi nan berkawan disapa Dony itu menambahkan bahwa menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap alam adalah kunci utama kebersihan dan kelestarian sungai di masa depan.

“Tidak hanya menyampaikan larangan, kami juga terus membujuk penduduk untuk selalu menumbuhkan rasa memiliki, mencintai, dan menjaga sungai beserta makhluk hidup di dalamnya agar tetap lestari hingga generasi mendatang,” pungkasnya.(im/bs)

Sumber info-lokal