PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Lebih dari sepekan setelah peristiwa penganiayaan berat nan menggemparkan penduduk Jalan G Obos VI, Kota Palangka Raya, kondisi korban H (42) dan putranya AW (19) dilaporkan mulai membaik. Namun, keduanya tetap menjalani perawatan medis secara serius. Sementara di sisi lain polisi tetap menunggu hasil observasi psikologis terhadap terduga pelaku.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, hingga saat ini terduga pelaku berinisial R (24) tetap menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei.
“Masih tahap observasi di RSJ Kalawa Atei,” kata AKP Iyudi Hartanto saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).
Sebelumnya, polisi juga menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap pelaku belum dapat dilakukan secara maksimal lantaran kondisi nan berkepentingan tak stabil. Hasil observasi psikiatri tersebut, nantinya bakal menjadi dasar bagi interogator untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut.
Saat prokalteng.co mencoba menyambangi rumah korban, seorang tetangga korban nan enggan menyebut namanya mengatakan, bahwa H saat ini tetap menjalani perawatan di Rumah Sakit TNI Palangka Raya. Anaknya, AW dirawat terpisah di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.
Menurutnya, H sudah sadar setelah menjalani operasi. Namun, kondisinya tetap trauma akibat kejadian tersebut.
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Lebih dari sepekan setelah peristiwa penganiayaan berat nan menggemparkan penduduk Jalan G Obos VI, Kota Palangka Raya, kondisi korban H (42) dan putranya AW (19) dilaporkan mulai membaik. Namun, keduanya tetap menjalani perawatan medis secara serius. Sementara di sisi lain polisi tetap menunggu hasil observasi psikologis terhadap terduga pelaku.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, hingga saat ini terduga pelaku berinisial R (24) tetap menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei.
“Masih tahap observasi di RSJ Kalawa Atei,” kata AKP Iyudi Hartanto saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).
Sebelumnya, polisi juga menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap pelaku belum dapat dilakukan secara maksimal lantaran kondisi nan berkepentingan tak stabil. Hasil observasi psikiatri tersebut, nantinya bakal menjadi dasar bagi interogator untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut.
Saat prokalteng.co mencoba menyambangi rumah korban, seorang tetangga korban nan enggan menyebut namanya mengatakan, bahwa H saat ini tetap menjalani perawatan di Rumah Sakit TNI Palangka Raya. Anaknya, AW dirawat terpisah di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.
Menurutnya, H sudah sadar setelah menjalani operasi. Namun, kondisinya tetap trauma akibat kejadian tersebut.
1 jam yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·