Buka-bukaan Bpom Belum Punya Dana Untuk Ikut Awasi Keamanan Mbg

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) blak-blakan bahwa saat ini mereka belum mengantongi alokasi anggaran unik untuk mengawasi keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebagai informasi, dalam program prioritas Presiden Prabowo Subiantor tersebut, BPOM bekerja ikut mengawal dan mengawasi keamanan, mutu, serta gizi pangan dari hulu ke hilir untuk mencegah akibat seperti keracunan makanan.

"Untuk MBG, kemarin kan kami sudah diputuskan dapat tambahan Rp 700 miliar, akhirnya disetujui Rp 675 miliar. Sekarang nan Rp 675 miliar itu juga ditarik Kementerian Keuangan," kata Kepala BPOM RI Taruna Ikrar saat ditemui di Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi sekarang tidak ada (dana). Tidak ada untuk pengawasan Makan Bergizi Gratis, sampai detik ini Badan POM belum menerima tambahan anggaran," sambungnya.

Untuk itu, Ikrar mengatakan pihaknya telah mengusulkan tambahan anggaran ke DPR RI sebanyak 2,7 triliun. Tak hanya MBG, biaya besar tersebut juga bakal dipakai untuk keperluan lain seperti Koperasi Desa Merah Putih, keamanan pangan, hingga pencegahan penyakit tidak menular.

"Tupoksi program nan sangat urgent dan krusial ini perlu disertai dengan kesiapan dana. Oleh lantaran itu, maka on progress kami optimis lewat support Komisi IX dan Baleg dan Banggar, saya percaya usulan kami diterima," kata Ikrar.

"Tupoksinya Badan POM, kami sangat konsentrasi pada apa nan menjadi kewenangan kami, tugas kami. Untuk apa? Untuk melindungi rakyat secara keseluruhan. Karena jika kami kandas melakukan penyelenggaraan tupoksi Badan POM, maka rakyat nan bakal menerima dampaknya," tutupnya.


(dpy/naf)

Sumber detik-health