Ambisi untuk mendapatkan corak tubuh ideal berujung petaka bagi seorang mahasiswa berumur 23 tahun di Provinsi Henan, China. Akibat memaksakan diri melakukan latihan otot kaki (leg day) dengan intensitas nan terlalu ekstrem, pemuda ini kudu dilarikan ke ruang darurat gawat dan menjalani cuci darah (dialisis) darurat akibat mengalami kandas ginjal akut.
Dokter ahli ginjal (nefrolog) nan menanganinya, dr Liu Haofei dari First Affiliated Hospital of Henan University of Chinese Medicine, menyatakan bahwa pasiennya tumbang lantaran "berusaha terlalu keras" saat latihan beban tanpa mengukur keahlian tubuhnya.
"Dia berupaya terlalu keras dalam latihan kakinya, nan akhirnya memicu terjadinya rhabdomyolysis," jelas dr Liu dikutip dari SCMP, Rabu (10/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otot Hancur dan Kencing Berwarna Darah
Gejala awal nan dirasakan pasien adalah munculnya darah pada urine (air kencing berwarna gelap). Kondisinya memburuk dengan sigap hingga dia sama sekali tidak bisa buang air mini dan kehilangan keahlian untuk melangkah sendiri akibat nyeri otot nan luar biasa.
Saat diperiksa di rumah sakit, kadar creatine kinase (indikator tingkat kerusakan otot) di dalam tubuh pemuda tersebut melesat drastis hingga menembus nomor 20.000 unit per liter. Angka tersebut melonjak hingga lebih dari 100 kali lipat di atas pemisah normal manusia pada umumnya.
Rhabdomyolysis adalah kondisi medis serius nan terjadi ketika jaringan otot rangka mengalami kerusakan parah dan hancur secara sigap akibat aktivitas bentuk nan berlebihan.
Kasus akibat olahraga berlebihan (overtraining) seperti ini bukan pertama kali terjadi. Beberapa kasus serupa di China mencatat para pemuda bertumbangan mengalami rhabdomyolysis setelah nekat melakukan latihan perut (crunches) selama satu jam penuh tanpa jarak demi mendapatkan perut six-pack, alias langsung berolahraga berat selama 20 hari berturut-turut setelah lama tidak aktif bergerak.
dr Liu Haofei mengingatkan para pencinta kebugaran, terutama bagi pemula nan belum mempunyai kebiasaan berolahraga, untuk tidak langsung mengambil porsi latihan berat. Dia mengingatkan minum air putih sekitar 200 hingga 300 mililiter setiap 30 menit selama sesi olahraga untuk membantu ginjal menyaring racun.
(kna/kna)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·