Xiaomi Bikin Es Krim Standard, Pro, Max, Ini Bedanya

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Xiaomi kembali bikin kejutan nan tak biasa. Bukan smartphone alias gadget baru, perusahaan teknologi asal China ini justru meluncurkan produk es krim dengan jenis bertingkat: Standard, Pro, dan Max. Konsep nan biasanya dipakai di lini HP flagship sekarang "dibawa" ke bumi kuliner-dan hasilnya langsung viral.

Peluncuran unik ini dilakukan dalam aktivitas internal berjudul Values Conference 2026 di kampus Xiaomi, China. nan membuatnya menarik bukan sekadar produk es krim, tapi langkah Xiaomi mengemasnya layaknya peluncuran perangkat premium komplit dengan komparasi "spesifikasi", fitur, hingga harga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Varian pertama adalah Standard, nan dijual sekitar 5,99 yuan alias setara Rp 13 ribuan. Ini menjadi jenis paling dasar dengan rasa millet (biji-bijian) nan sederhana, namun tetap menawarkan tekstur renyah dari taburan millet di bagian luar.

Naik satu tingkat, ada jenis Pro dengan nilai 6,99 yuan. Di sini Xiaomi menambahkan satu stik biskuit bertema "values" nan diklaim meningkatkan pengalaman makan, terutama dari segi tekstur dan sensasi crunchy.

Sementara itu, jenis tertinggi adalah Max nan dibanderol 8,99 yuan. Es krim ini tampil lebih "premium" dengan tiga stik biskuit nan mengelilingi bagian dasar. Selain memberi tampilan lebih kokoh, jenis ini juga memberikan pengalaman makan nan lebih kompleks-mirip filosofi Xiaomi dalam menghadirkan jenis Max alias Ultra di lini smartphone mereka.

Yang bikin momen ini makin viral adalah langkah presentasinya. Seorang jurumasak naik ke panggung besar dan mempresentasikan es krim ini dengan style unik keynote peluncuran gadget. Ada slide perbandingan, perincian fitur, hingga positioning tiap varian-persis seperti aktivitas peluncuran HP flagship.

Tak heran, warganet di China langsung membanjiri media sosial dengan meme dan komentar lucu. Banyak nan menyebut ini sebagai bukti bahwa "DNA Xiaomi" sudah merasuk ke semua lini produk. Bahkan ada nan bercanda, ke depan mungkin bakal ada jenis "Lite", "Global Version", hingga pembaruan topping via OTA (Over-The-Air).

Pendiri Xiaomi, Lei Jun, juga ikut menanggapi kejadian ini. Ia mengaku belum sempat mencicipi es krim tersebut lantaran kesibukan, sementara para tenaga kerja sudah rela antre panjang di kantin untuk mencobanya.

Meski saat ini hanya tersedia secara internal di lingkungan Xiaomi, produk ini menunjukkan sisi lain dari perusahaan nan dikenal sebagai "king of value". Xiaomi tidak hanya konsentrasi pada teknologi, tapi juga gimana menghadirkan pengalaman unik dan menyenangkan-even untuk sekadar es krim.

Bagi fans Xiaomi, mungkin muncul satu pertanyaan: kapan ya es krim Standard, Pro, dan Max ini ikut dijual secara global?


(afr/afr)

Sumber detik-inet