Veda Ega Pratama Gagal Tambah Poin Di Moto3 Gp Hungaria 2026, Finis Di Posisi Ke 16

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama kandas menambah poin pada Moto3 GP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6). Finis di posisi ke-16 membikin rider Honda Team Asia itu keluar dari area lima besar klasemen sementara dan turun ke ranking keenam dengan koleksi 71 poin.

Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Veda nan sebelumnya berada di lima besar klasemen Moto3 2026. Kegagalan meraih poin membuatnya disalip debutan Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, nan sekarang naik ke posisi kelima dengan 72 poin.

Bagaimana Posisi Veda Ega di Klasemen Moto3 2026?

Veda Ega Pratama sekarang menempati posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan 71 poin setelah seri Hungaria.

Selisih satu poin dengan Brian Uriarte membikin persaingan memperebutkan posisi lima besar semakin ketat menjelang seri berikutnya.

Puncak klasemen tetap dikuasai Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team dengan total 170 poin. Pembalap muda Spanyol itu unggul cukup jauh atas para pesaingnya setelah meraih kemenangan kelima musim ini di Balaton Park.

Posisi kedua ditempati Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo. Sementara Marco Morelli dan David Almansa melengkapi empat besar klasemen sementara Moto3 2026.

Electronic money exchangers listing

Mengapa Veda Gagal Mendapatkan Poin di Hungaria?

Balapan Moto3 Hungaria sebenarnya dimulai cukup menjanjikan bagi Veda. Pembalap asal Indonesia itu bisa melakukan start bagus dan sempat naik hingga posisi keenam pada lap-lap awal.

Namun situasi berubah setelah Veda kudu menjalani balasan Long Lap Penalty pada lap ketiga.

Hukuman tersebut membikin posisinya merosot drastis hingga ke urutan ke-17 dan memaksanya bekerja keras untuk kembali menembus area poin.

Perlahan Veda bisa memperbaiki posisi dan sempat masuk ranking ke-15 nan merupakan pemisah terakhir peraih poin. Sayangnya, kejadian pada lap terakhir mengubah hasil akhir balapan.

Kibaran bendera merah setelah kecelakaan sejumlah pembalap membikin pengelompokkan akhir dihitung berasas posisi pada lap ke-19.

Dalam kalkulasi tersebut, Veda tercatat berada di posisi ke-16 sehingga kandas membawa pulang satu poin pun dari Hungaria.

Maximo Quiles Kembali Tunjukkan Dominasi

Maximo Quiles kembali menjadi bintang utama Moto3 Hungaria 2026. Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu tampil dominan dan sukses merebut kemenangan dengan selisih lebih dari tiga detik atas pesaing terdekatnya.

David Almansa sempat memimpin balapan setelah start dan mempertahankan posisi terdepan selama beberapa lap.

Namun memasuki lap ketujuh di Tikungan 9, Quiles sukses mengambil alih ketua lomba dan tidak pernah terkejar hingga garis finis.

Keunggulan Quiles terus bertambah sepanjang balapan. Saat bendera finis berkibar, dia unggul 3,147 detik atas Almansa nan kudu puas finis kedua.

Alvaro Carpe melengkapi podium setelah memenangkan pertarungan sengit di golongan depan. Hasil ini semakin mengukuhkan persaingan para pembalap papan atas dalam perebutan gelar Moto3 musim 2026.

Insiden Lap Terakhir Picu Bendera Merah

Lap terakhir di Balaton Park diwarnai kejadian nan melibatkan sejumlah pembalap.

Alvaro Carpe, Brian Uriarte, Rico Salmela, Valentin Perrone, dan David Munoz terlibat dalam situasi nan membikin jalannya balapan berhujung lebih cepat.

David Munoz terjatuh pada lap terakhir, sementara Perrone keluar lintasan. Kondisi tersebut membikin Race Direction langsung mengibarkan bendera merah demi argumen keselamatan.

Setelah pertimbangan hasil lomba, Carpe diklasifikasikan finis ketiga. Uriarte dan Salmela masing-masing menempati posisi keempat dan kelima.

Posisi enam hingga sepuluh ditempati Adrian Cruces, Marco Morelli, Jesus Rios, Casey O’Gorman, serta Adrian Fernandez. Sementara Veda Ega Pratama kudu menerima realita finis ke-16 dan pulang tanpa tambahan poin dari Hungaria.

Dengan tetap banyak seri tersisa musim ini, kesempatan Veda untuk kembali ke lima besar klasemen Moto3 2026 tetap terbuka.

Selisih nan sangat tipis dengan Brian Uriarte membikin satu hasil positif pada balapan berikutnya bisa langsung mengubah posisi di klasemen.(jpc)

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama kandas menambah poin pada Moto3 GP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6). Finis di posisi ke-16 membikin rider Honda Team Asia itu keluar dari area lima besar klasemen sementara dan turun ke ranking keenam dengan koleksi 71 poin.

Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Veda nan sebelumnya berada di lima besar klasemen Moto3 2026. Kegagalan meraih poin membuatnya disalip debutan Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, nan sekarang naik ke posisi kelima dengan 72 poin.

Bagaimana Posisi Veda Ega di Klasemen Moto3 2026?

Electronic money exchangers listing

Veda Ega Pratama sekarang menempati posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan 71 poin setelah seri Hungaria.

Selisih satu poin dengan Brian Uriarte membikin persaingan memperebutkan posisi lima besar semakin ketat menjelang seri berikutnya.

Puncak klasemen tetap dikuasai Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team dengan total 170 poin. Pembalap muda Spanyol itu unggul cukup jauh atas para pesaingnya setelah meraih kemenangan kelima musim ini di Balaton Park.

Posisi kedua ditempati Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo. Sementara Marco Morelli dan David Almansa melengkapi empat besar klasemen sementara Moto3 2026.

Mengapa Veda Gagal Mendapatkan Poin di Hungaria?

Balapan Moto3 Hungaria sebenarnya dimulai cukup menjanjikan bagi Veda. Pembalap asal Indonesia itu bisa melakukan start bagus dan sempat naik hingga posisi keenam pada lap-lap awal.

Namun situasi berubah setelah Veda kudu menjalani balasan Long Lap Penalty pada lap ketiga.

Hukuman tersebut membikin posisinya merosot drastis hingga ke urutan ke-17 dan memaksanya bekerja keras untuk kembali menembus area poin.

Perlahan Veda bisa memperbaiki posisi dan sempat masuk ranking ke-15 nan merupakan pemisah terakhir peraih poin. Sayangnya, kejadian pada lap terakhir mengubah hasil akhir balapan.

Kibaran bendera merah setelah kecelakaan sejumlah pembalap membikin pengelompokkan akhir dihitung berasas posisi pada lap ke-19.

Dalam kalkulasi tersebut, Veda tercatat berada di posisi ke-16 sehingga kandas membawa pulang satu poin pun dari Hungaria.

Maximo Quiles Kembali Tunjukkan Dominasi

Maximo Quiles kembali menjadi bintang utama Moto3 Hungaria 2026. Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu tampil dominan dan sukses merebut kemenangan dengan selisih lebih dari tiga detik atas pesaing terdekatnya.

David Almansa sempat memimpin balapan setelah start dan mempertahankan posisi terdepan selama beberapa lap.

Namun memasuki lap ketujuh di Tikungan 9, Quiles sukses mengambil alih ketua lomba dan tidak pernah terkejar hingga garis finis.

Keunggulan Quiles terus bertambah sepanjang balapan. Saat bendera finis berkibar, dia unggul 3,147 detik atas Almansa nan kudu puas finis kedua.

Alvaro Carpe melengkapi podium setelah memenangkan pertarungan sengit di golongan depan. Hasil ini semakin mengukuhkan persaingan para pembalap papan atas dalam perebutan gelar Moto3 musim 2026.

Insiden Lap Terakhir Picu Bendera Merah

Lap terakhir di Balaton Park diwarnai kejadian nan melibatkan sejumlah pembalap.

Alvaro Carpe, Brian Uriarte, Rico Salmela, Valentin Perrone, dan David Munoz terlibat dalam situasi nan membikin jalannya balapan berhujung lebih cepat.

David Munoz terjatuh pada lap terakhir, sementara Perrone keluar lintasan. Kondisi tersebut membikin Race Direction langsung mengibarkan bendera merah demi argumen keselamatan.

Setelah pertimbangan hasil lomba, Carpe diklasifikasikan finis ketiga. Uriarte dan Salmela masing-masing menempati posisi keempat dan kelima.

Posisi enam hingga sepuluh ditempati Adrian Cruces, Marco Morelli, Jesus Rios, Casey O’Gorman, serta Adrian Fernandez. Sementara Veda Ega Pratama kudu menerima realita finis ke-16 dan pulang tanpa tambahan poin dari Hungaria.

Dengan tetap banyak seri tersisa musim ini, kesempatan Veda untuk kembali ke lima besar klasemen Moto3 2026 tetap terbuka.

Selisih nan sangat tipis dengan Brian Uriarte membikin satu hasil positif pada balapan berikutnya bisa langsung mengubah posisi di klasemen.(jpc)

Sumber prokalteng