Sebagian Wilayah Kalteng Mulai Masuk Kemarau, Mayoritas Daerah Masih Diguyur Hujan

Sedang Trending 1 hari yang lalu

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Mencatat sebagian wilayah Kalimantan Tengah mulai memasuki musim tandus pada Dasarian III Mei 2026.

Meski demikian, kebanyakan wilayah provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai tersebut tetap berada dalam periode musim hujan.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, Ika Priti. Mengatakan, berasas kajian perkembangan musim tandus terbaru, wilayah nan telah memasuki musim tandus tetap terbatas pada sejumlah wilayah di bagian selatan dan timur Kalimantan Tengah.

“Berdasarkan pembaruan Dasarian III Mei 2026, sebagian wilayah Kalimantan Tengah sudah memasuki musim kemarau, namun sebagian besar wilayah lainnya tetap mengalami musim hujan,” ujarnya pada Selasa (9/6/2026).

Menurut Ika. Daerah nan telah memasuki musim tandus berada pada Zona Musim (ZOM) 11. Wilayah tersebut meliputi seluruh Kabupaten Barito Timur, sebagian besar Kabupaten Barito Selatan bagian tengah hingga selatan, serta sebagian wilayah Kabupaten Kapuas bagian tengah.

Sementara itu. Wilayah lain seperti Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Gunung Mas, Kapuas, Pulang Pisau, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Sukamara, Lamandau, Murung Raya, Barito Utara, hingga sebagian besar wilayah Kapuas tetap tergolong dalam kategori musim hujan.

“Wilayah Palangka Raya dan sebagian besar kabupaten lainnya tetap berada dalam musim hujan. Meskipun demikian, secara berjenjang beberapa wilayah diprakirakan bakal mulai memasuki musim tandus dalam beberapa dasarian ke depan,” jelasnya.

Electronic money exchangers listing

Berdasarkan peta kajian BMKG, area nan tetap mengalami musim hujan mendominasi wilayah Kalimantan Tengah, terutama area barat, tengah, dan pesisir selatan. Sedangkan area nan telah memasuki musim tandus terlihat terkonsentrasi di bagian timur hingga tenggara provinsi.

Ika mengimbau. Masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan info cuaca dan suasana dari BMKG. Pasalnya, pada masa peralihan musim alias pancaroba, kondisi cuaca condong berubah-ubah dengan potensi hujan nan tetap dapat terjadi meski suatu wilayah telah mulai memasuki musim kemarau.

“Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap perubahan cuaca nan cukup bergerak pada masa transisi musim ini dan terus memantau info resmi BMKG,” pungkasnya.

Secara klimatologis. Ika mengungkapkan perkembangan musim tandus di Kalimantan Tengah berjalan secara bertahap. Dari wilayah timur menuju wilayah lainnya hingga mencapai puncaknya pada pertengahan tahun.

Namun, waktu awal musim tandus dapat berbeda-beda di setiap area musim berjuntai pada kondisi atmosfer dan dinamika cuaca regional. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Mencatat sebagian wilayah Kalimantan Tengah mulai memasuki musim tandus pada Dasarian III Mei 2026.

Meski demikian, kebanyakan wilayah provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai tersebut tetap berada dalam periode musim hujan.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, Ika Priti. Mengatakan, berasas kajian perkembangan musim tandus terbaru, wilayah nan telah memasuki musim tandus tetap terbatas pada sejumlah wilayah di bagian selatan dan timur Kalimantan Tengah.

Electronic money exchangers listing

“Berdasarkan pembaruan Dasarian III Mei 2026, sebagian wilayah Kalimantan Tengah sudah memasuki musim kemarau, namun sebagian besar wilayah lainnya tetap mengalami musim hujan,” ujarnya pada Selasa (9/6/2026).

Menurut Ika. Daerah nan telah memasuki musim tandus berada pada Zona Musim (ZOM) 11. Wilayah tersebut meliputi seluruh Kabupaten Barito Timur, sebagian besar Kabupaten Barito Selatan bagian tengah hingga selatan, serta sebagian wilayah Kabupaten Kapuas bagian tengah.

Sementara itu. Wilayah lain seperti Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Gunung Mas, Kapuas, Pulang Pisau, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Sukamara, Lamandau, Murung Raya, Barito Utara, hingga sebagian besar wilayah Kapuas tetap tergolong dalam kategori musim hujan.

“Wilayah Palangka Raya dan sebagian besar kabupaten lainnya tetap berada dalam musim hujan. Meskipun demikian, secara berjenjang beberapa wilayah diprakirakan bakal mulai memasuki musim tandus dalam beberapa dasarian ke depan,” jelasnya.

Berdasarkan peta kajian BMKG, area nan tetap mengalami musim hujan mendominasi wilayah Kalimantan Tengah, terutama area barat, tengah, dan pesisir selatan. Sedangkan area nan telah memasuki musim tandus terlihat terkonsentrasi di bagian timur hingga tenggara provinsi.

Ika mengimbau. Masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan info cuaca dan suasana dari BMKG. Pasalnya, pada masa peralihan musim alias pancaroba, kondisi cuaca condong berubah-ubah dengan potensi hujan nan tetap dapat terjadi meski suatu wilayah telah mulai memasuki musim kemarau.

“Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap perubahan cuaca nan cukup bergerak pada masa transisi musim ini dan terus memantau info resmi BMKG,” pungkasnya.

Secara klimatologis. Ika mengungkapkan perkembangan musim tandus di Kalimantan Tengah berjalan secara bertahap. Dari wilayah timur menuju wilayah lainnya hingga mencapai puncaknya pada pertengahan tahun.

Namun, waktu awal musim tandus dapat berbeda-beda di setiap area musim berjuntai pada kondisi atmosfer dan dinamika cuaca regional. (jef)

Sumber prokalteng