Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum 'menantang' Amerika Serikat (AS) memberikan bukti 'tak terbantahkan' nan mendukung tuduhan gubernur di negara itu terlibat jaringan perdagangan narkoba.
Hal itu disampaikan Sheinbaum menjawab permintaan ekstradisi dari AS atas Gubernur Sinaola, Ruben Rocha Moya, dan sembilan orang lain termasuk sejumlah pejabat di negara itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika Kantor Kejaksaan Agung... menerima bukti nan kuat dan tak terbantahkan sesuai dengan norma Meksiko, alias jika, dalam penyelidikannya sendiri, menemukan unsur-unsur nan merupakan kejahatan, maka kudu mematuhi permintaan ekstradisi AS," kata Sheinbaum dalam konvensi pers, Kamis (30/4) seperti dikutip dari AFP.
Sehari sebelumnya, Rabu (29/4), Departemen Kehakiman AS mengungkap tuduhan terhadap Ruben Rocha Moya dan sembilan orang lainnya. Mereka dituduh bekerja sama dengan kartel untuk mendistribusikan "sejumlah besar" narkotika ke Amerika Serikat.
Menurut Sheinbaum jika bukti tidak diberikan alias ditemukan, bakal jelas bahwa "tujuan dari tuduhan Departemen Kehakiman ini adalah politis."
Dia menerangkan ini adalah pertama kalinya AS memublikasikan tuduhan perdagangan narkoba terhadap seorang gubernur nan sedang menjabat alias pejabat tinggi lainnya di negara lain.
"Kami tidak bakal melindungi siapa pun," tegasnya.
Tuduhan nan mengejutkan ini menambah ketegangan hubungan diplomatik dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump, menyusul kematian dua pemasok AS baru-baru ini -- nan dilaporkan sebagai personel CIA -- mengenai dengan operasi penangkapan narkoba.
Para pemasok tersebut, nan meninggal dalam kecelakaan mobil di negara bagian perbatasan Chihuahua, belum menerima izin dari pemerintah Sheinbaum untuk beraksi di wilayah Meksiko.
Rocha Moya adalah personil partai Morena nan berpatokan kiri--partai nan dipimpin Sheinbaum. Moya telah menjadi pemimpin di negara bagian Sinaloa yang dilanda kekerasan tersebut sejak 2021.
Perempuan berumur 76 itu mempunyai sejarah panjang dalam kehidupan pemerintahan di Meksiko. Dia di antaranya pernah menjadi personil legislatif negara bagian pada tahun 1980-an, kepala Universitas Sinaloa pada tahun 1990-an, penasihat dua gubernur pada tahun 2000-an, dan kemudian pemimpin negara bagian untuk Morena.
Lewat akun media sosialnya pada Rabu lalu, Rocha Moya menolak tuduhan AS tersebut. Dia menyebutnya sebagai serangan terhadap aktivitas politik populis Morena yang didirikan pendahulu Sheinbaum, Andres Manuel Lopez Obrador.
Para pejabat lain nan menghadapi tuduhan AS juga merupakan bagian dari Morena.
(afp/kid)
Add
as a preferred source on Google
9 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·