Beda Dengan Trump, Kemhan As Akui Gagal Hancurkan Armada Kapal Iran

Sedang Trending 7 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Kepala Staf Gabungan Pentagon Dan Caine mengaku militer Amerika Serikat kandas menghancurkan seluruh kapal dalam armada Angkatan Laut Iran.

Pengakuan itu berbanding terbalik dengan klaim Presiden AS Donald Trump nan berulang kali menyatakan sukses menghancurkan kapal-kapal Iran dan menyebut negara ini kalah total.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat berbincang di hadapan Komite Alokasi Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat AS pada Kamis (30/5), Caine mengatakan beberapa kapal serang sigap Iran tetap beroperasi.

"Iran punya kapal-kapal mini dengan kecepatan tinggi," kata dia, dikutip Middle East Monitor.

Dalam beragam kesempatan, Trump sesumbar AS sukses merontokkan pertahanan Iran.

"Beberapa kapal mini adalah sisa-sisa angkatan laut Iran dan kami bakal menghancurkan itu juga," kata Trump.

"Iran mungkin mempersenjatai diri kembali selama jarak dua pekan," imbuh dia.

[Gambas:Video CNN]

Jeda dua pekan nan dimaksud adalah kesepakatan gencatan senjata dua minggu nan dimulai pada 8 April dan berhujung 22 April.

Namun, atas dorongan mediator perang AS-Iran, Pakistan, Trump memperpanjang gencatan itu tanpa memberi pemisah waktu nan jelas.

Saat ini, AS dan Iran terlibat upaya negosiasi lanjutan usai perundingan pertama di Islamabad pada April lampau berhujung buntu.

Iran juga sudah memberikan proposal baru ke AS melalui Pakistan nan berisi upaya menyelesaikan ketegangan di Selat Hormuz dan mengakhiri perang.

Namun, Trump menolaknya. Dia apalagi memilih untuk memperpanjang blokade AS ke pelabuhan Iran, agar Teheran menuruti kemauan dia.

Sejak sebelum perang, Trump memang berambisi menghancurkan program nuklir Iran dan rudal balistik. Tuntutan ini juga ada dalam proposal AS nan ditolak Iran.

(isa/chri)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-internasional