Jakarta, CNN Indonesia --
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah kedua negara saling melontarkan ancaman di tengah eskalasi bentrok nan melibatkan serangan militer di sejumlah wilayah Iran.
Juru bicara Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, menegaskan bahwa Amerika Serikat berada dalam posisi nan kudu mengalah dalam bentrok nan sedang berlangsung.
"Ini tidak diragukan lagi bahwa Amerika lah nan kudu menyerah dalam pertempuran ini," kata Rezaei.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam unggahannya di platform X, Rezaei juga menyindir Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
"Trump tidak mempunyai lebih dari dua jalan: dia kudu menyerah, alias dia kudu menyerah," tulisnya.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan nan dilakukan Amerika Serikat terhadap wilayahnya.
Teheran menilai serangan tersebut telah membikin upaya gencatan senjata nan sebelumnya dibahas menjadi tidak lagi bermakna.
Di saat nan sama, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan melancarkan serangan jawaban terhadap pasukan Amerika Serikat nan berada di area Timur Tengah.
Menurut laporan media Iran, serangan jawaban itu menyasar sejumlah letak nan menampung pasukan AS di Kuwait, Bahrain, dan Yordania. Selain itu, militer Iran juga memerintahkan penutupan penuh Selat Hormuz bagi seluruh kapal nan melintas.
Di pihak lain, Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat bakal meningkatkan tekanan militer terhadap Iran.
Trump mengatakan Washington bakal menyerang Iran "dengan sangat keras" pada malam hari dan menyatakan AS berencana mengambil alih Pulau Kharg, nan merupakan salah satu pusat ekspor minyak utama Iran, serta sejumlah prasarana daya lainnya.
Pernyataan Trump muncul setelah militer AS mengumumkan telah melancarkan serangan terhadap "sejumlah sasaran di Iran". Washington menyebut operasi tersebut dilakukan sebagai langkah memihak diri.
Media Iran melaporkan serangan Amerika terjadi di beragam wilayah, termasuk kota pelabuhan Bandar Abbas, Pulau Qeshm, serta kota Sirik dan Minab di bagian selatan negara itu.
Serangan juga dilaporkan terjadi di Karaj, nan berada di sebelah barat ibu kota Teheran.
Hingga kini, belum ada info resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat kerusakan akibat serangan terbaru tersebut.
(tim/isn)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·