Jakarta, CNN Indonesia --
Serangan udara Israel menghantam sebuah gedung permukiman nan berada di dekat rumah sakit di Kota Tyre, Lebanon selatan, pada Kamis (11/6).
Insiden tersebut menewaskan satu orang dan menyebabkan sedikitnya 17 lainnya mengalami luka-luka.
Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan, korban luka termasuk 10 tenaga rumah sakit, di antaranya perawat, nan terluka akibat pecahan kaca dan puing-puing nan beterbangan saat ledakan terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan itu juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah akomodasi rumah sakit. Beberapa ruang darurat gawat serta bilik pasien dilaporkan terdampak akibat kuatnya ledakan nan mengguncang area sekitar.
Dikutip Aljazeera dari instansi buletin Lebanon NNA, gedung nan menjadi sasaran serangan merupakan gedung permukiman nan berlokasi tidak jauh dari akomodasi kesehatan tersebut. Hingga sekarang belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas korban tewas maupun kondisi para korban luka.
Kerusakan nan ditimbulkan menambah kekhawatiran terhadap keselamatan penduduk sipil dan jasa kesehatan di wilayah Lebanon selatan nan dalam beberapa waktu terakhir kerap menjadi letak ketegangan dan serangan lintas perbatasan.
Pihak berkuasa Lebanon tetap melakukan pendataan terhadap korban serta menilai tingkat kerusakan akibat serangan tersebut.
Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari militer Israel mengenai kejadian nan terjadi di Kota Tyre tersebut.
(tim/isn)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·