SAMPIT – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang diharapkan tidak hanya menjadi aktivitas seremonial, tetapi bisa memberi akibat nyata dalam kehidupan masyarakat untuk memperkuat pembinaan generasi qurani.
Harapan tersebut disampaikan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Asisten III Setda Kotim, Bima Ekawardhana, nan menilai aktivitas ini mempunyai nilai strategis dalam pembinaan umat.
Menurutnya, MTQ dan FSQ bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah untuk memperdalam pemahaman terhadap Al Quran sekaligus memperkuat penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui aktivitas ini, kita mau mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin mencintai Al Quran dan menjadikannya sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktivitas tersebut dalam membentuk karakter generasi muda nan beragama serta beradab baik.
Dirinya berharap, penyelenggaraan MTQ dan FSQ bisa memberikan pengaruh positif nan berkepanjangan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Selain itu, Bima mengingatkan para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian lomba dengan penuh kesungguhan serta tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Jadikan ini sebagai arena untuk mengasah keahlian sekaligus mempererat silaturahmi,” katanya.
Ia pun optimistis seluruh rangkaian aktivitas dapat melangkah dengan lancar dan membawa faedah luas bagi masyarakat.
(Nardi)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·