Lima Figur Resmi Daftar Pilrek Upr, Tiga Nama Lagi Dijadwalkan Menyusul

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Menjelang satu hari sebelum masa pendaftaran ditutup, tercatat lima figur telah resmi menyerahkan arsip untuk maju sebagai bakal calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) masa hormat 2026-2030.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) UPR, Joni Bungai menyebut tetap ada tiga figur tambahan nan dijadwalkan mendaftar pada Selasa (26/5/2026), sehingga jumlah pendaftar berpotensi bertambah.

Berdasarkan info nan dihimpun Prokalteng.co, tiga figur nan bakal mendaftar tersebut ialah Dr. Tari Budayanti Usop dari Fakultas Teknik, Dr. Jhon Retei Alfri Sandi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Prof. Liswara Neneng dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Dari ketiga nama tersebut, dua figur telah memastikan diri bakal menyerahkan berkas pendaftaran.

“Yang sudah konfirmasi ada dua orang nan mendaftar besok. Besok jam 9 dan jam 10 sudah terjadwal,” ujar Joni saat diwawancarai awak media di Ruang Pendaftaran Pilrek UPR, Gedung Rektorat.

Hingga Senin malam, panitia telah menerima lima arsip pendaftaran dari para kandidat bakal calon rektor.

“Sudah lima orang nan mendaftar hari ini,” tambahnya.

Electronic money exchangers listing

Kelima figur nan telah dipastikan mendaftar ialah Dr. Dedy Tanggara dari Fakultas Teknik, Prof. Bhayu Rhama dari FISIP, Prof. Uras Tantulo dari Fakultas Pertanian, Dr. Thea Farina Embang dari Fakultas Hukum, serta Dr. Natalina Asi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Joni menjelaskan, panitia tetap membuka dan menyiagakan loket pendaftaran hingga menjelang pergantian hari pada Selasa malam alias pukul 23.59 WIB sebagai pemisah akhir penerimaan berkas pencalonan.

“Besok kita standby dari pagi, siang hingga malam. Karena besok terakhir, kita tunggu sampai pukul 23.59 WIB. Kalau pakai jam kerja kelak protes mereka,” terangnya.

Ia menegaskan, tidak bakal ada perpanjangan masa pendaftaran setelah tenggat waktu nan telah ditentukan berakhir. Menurutnya, perubahan agenda hanya bisa dilakukan melalui rapat senat.

“Kalau sudah lewat waktu nan ditetapkan, tidak ada perpanjangan lagi. Kalau mengubah agenda kudu ada rapat senat,” pungkasnya.

Selain itu, Joni juga mengingatkan bahwa para pendaftar tidak diperbolehkan mengundurkan diri dari pencalonan lantaran sebelumnya telah menandatangani surat pernyataan kesediaan.

“Sudah ada surat pernyataan, tidak boleh mengundurkan diri. Jadi nan sudah daftar tidak bisa mundur,” tandasnya.

Setelah tahapan pendaftaran selesai, panitia bakal melanjutkan proses seleksi manajemen melalui rapat senat untuk menetapkan nama-nama nan memenuhi syarat sebagai calon rektor.

“Yang mendaftar ini tetap bakal calon rektor. Setelah selesai pendaftaran, ada rapat senat untuk penetapan siapa saja nan lolos secara berkas menjadi calon rektor,” tutupnya. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Menjelang satu hari sebelum masa pendaftaran ditutup, tercatat lima figur telah resmi menyerahkan arsip untuk maju sebagai bakal calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) masa hormat 2026-2030.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) UPR, Joni Bungai menyebut tetap ada tiga figur tambahan nan dijadwalkan mendaftar pada Selasa (26/5/2026), sehingga jumlah pendaftar berpotensi bertambah.

Berdasarkan info nan dihimpun Prokalteng.co, tiga figur nan bakal mendaftar tersebut ialah Dr. Tari Budayanti Usop dari Fakultas Teknik, Dr. Jhon Retei Alfri Sandi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Prof. Liswara Neneng dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Electronic money exchangers listing

Dari ketiga nama tersebut, dua figur telah memastikan diri bakal menyerahkan berkas pendaftaran.

“Yang sudah konfirmasi ada dua orang nan mendaftar besok. Besok jam 9 dan jam 10 sudah terjadwal,” ujar Joni saat diwawancarai awak media di Ruang Pendaftaran Pilrek UPR, Gedung Rektorat.

Hingga Senin malam, panitia telah menerima lima arsip pendaftaran dari para kandidat bakal calon rektor.

“Sudah lima orang nan mendaftar hari ini,” tambahnya.

Kelima figur nan telah dipastikan mendaftar ialah Dr. Dedy Tanggara dari Fakultas Teknik, Prof. Bhayu Rhama dari FISIP, Prof. Uras Tantulo dari Fakultas Pertanian, Dr. Thea Farina Embang dari Fakultas Hukum, serta Dr. Natalina Asi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Joni menjelaskan, panitia tetap membuka dan menyiagakan loket pendaftaran hingga menjelang pergantian hari pada Selasa malam alias pukul 23.59 WIB sebagai pemisah akhir penerimaan berkas pencalonan.

“Besok kita standby dari pagi, siang hingga malam. Karena besok terakhir, kita tunggu sampai pukul 23.59 WIB. Kalau pakai jam kerja kelak protes mereka,” terangnya.

Ia menegaskan, tidak bakal ada perpanjangan masa pendaftaran setelah tenggat waktu nan telah ditentukan berakhir. Menurutnya, perubahan agenda hanya bisa dilakukan melalui rapat senat.

“Kalau sudah lewat waktu nan ditetapkan, tidak ada perpanjangan lagi. Kalau mengubah agenda kudu ada rapat senat,” pungkasnya.

Selain itu, Joni juga mengingatkan bahwa para pendaftar tidak diperbolehkan mengundurkan diri dari pencalonan lantaran sebelumnya telah menandatangani surat pernyataan kesediaan.

“Sudah ada surat pernyataan, tidak boleh mengundurkan diri. Jadi nan sudah daftar tidak bisa mundur,” tandasnya.

Setelah tahapan pendaftaran selesai, panitia bakal melanjutkan proses seleksi manajemen melalui rapat senat untuk menetapkan nama-nama nan memenuhi syarat sebagai calon rektor.

“Yang mendaftar ini tetap bakal calon rektor. Setelah selesai pendaftaran, ada rapat senat untuk penetapan siapa saja nan lolos secara berkas menjadi calon rektor,” tutupnya. (her)

Sumber prokalteng