Kenapa Ubi Ungu Paling Dianjurkan? Dokter Gizi Ungkap Alasannya

Sedang Trending 6 jam yang lalu

Jakarta -

Olahan ubi belakangan kembali terkenal di media sosial, mulai dari ubi panggang hingga ubi cream cheese dengan beragam topping kekinian. Di antara banyak jenis ubi nan dijual, master gizi menyarankan masyarakat dapat memilih ubi ungu sebagai salah satu opsi.

Dokter ahli gizi klinik dr Tjandraningrum, SpGK mengatakan ubi ungu mengandung antosianin nan cukup tinggi. Warna ungu pada ubi sendiri berasal dari kandungan antosianin, ialah pigmen alami nan juga banyak ditemukan pada blueberry dan anggur ungu.

"Jenis ubi sih nan direkomendasikan sebenarnya ubi ungu. Karena dia mengandung antosianin cukup tinggi. Antosianin itu merupakan unsur warna alami nan mengandung banyak flavonoid dan polifenol nan berkarakter sebagai anti-peradangan," ujarnya saat dihubungi detikcom, Kamis (14/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut review nan dipublikasikan dalam jurnal Molecules tahun 2019, kandungan antosianin pada ubi ungu dilaporkan dapat mencapai sekitar 218-244 mg per 100 gram tergantung varietas dan metode pengolahannya. Antosianin juga dikaitkan dengan aktivitas antioksidan dan anti-peradangan serta potensi faedah terhadap kesehatan metabolik.

Menurut dr Tjandra, kandungan tersebut dapat berfaedah bagi orang nan berisiko mengalami penyakit tidak menular seperti glukosuria dan hipertensi.

"Jadi ini sangat bagus untuk orang-orang nan berisiko menderita penyakit tidak menular seperti diabetes, kemudian hipertensi, dan sebagainya," lanjutnya.

Meski begitu, dr Tjandra mengingatkan faedah ubi tetap bisa berkurang jika ditambahkan topping tinggi gula dan lemak jenuh secara berlebihan. Karena itu, dia menyarankan masyarakat tetap bijak dalam memilih tambahan topping maupun porsi saat mengonsumsi olahan ubi nan sedang viral.


(fti/up)

Sumber detik-health