SAMPIT – Nasib tragis menimpa seorang pelajar, Andika Sifa Alvianur (15), nan dilaporkan tenggelam dan meninggal bumi di Sungai Tualan, area Jalan Kartika, belakang Pasar Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin 27 April 2026 siang.
Korban nan merupakan santri kelas 3 MTs Al Fajar Parenggean itu diketahui nekat ikut berenang meski tidak mempunyai keahlian berenang.
Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, sebelumnya korban berbareng tiga rekannya, ialah Rafka, Bagus, dan Reza, berencana mandi dan berenang di sungai sekitar pukul 12.00 WIB.
Setibanya di lokasi, dua saksi sempat memperingatkan korban agar tidak berenang terlalu jauh lantaran diketahui tidak bisa berenang. Mereka menyarankan korban tetap berada di tepian sungai.
Namun, korban tetap bersikeras ikut berenang hingga ke sebuah tiang kayu nan berjarak sekitar 10 hingga 15 meter dari tepian.
Korban sempat hendak kembali ke tepi, namun diduga kehabisan tenaga di tengah sungai.
Dalam kondisi panik, korban sempat meminta pertolongan kepada salah satu saksi. Upaya pengamanan sempat dilakukan, namun korban justru meronta dan menarik saksi hingga pegangan terlepas.
Tak lama kemudian, korban hanyut terbawa arus sungai dan menghilang dari permukaan sebelum akhirnya tenggelam.
Melihat kejadian tersebut, saksi segera meminta support penduduk sekitar dan melaporkannya ke pihak kepolisian.
Kapolsek Parenggean melalui laporan awal menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak sigap setelah menerima informasi. Petugas mendatangi letak kejadian, mengumpulkan info saksi dan korban, serta berkoordinasi dengan lembaga mengenai dan relawan untuk melakukan pencarian dan evakuasi.
Korban diketahui merupakan anak dari Untung Supriadi, seorang petani asal Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Telaga Antang.
Hingga buletin ini diturunkan, proses pencarian dan penanganan tetap terus dilakukan oleh tim gabungan.
“Betul pak saat ini sedang proses pencarian,” kata Kapolsek Parenggean Iptu Condro Purnomo saat dikonfirmasi.
(Jimmy)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·