NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam Nahdlatul Ulama (NU) dinilai mempunyai posisi nan sangat vital sebagai mitra strategis pemerintah wilayah dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) nan beradab mulia, moderat, dan mempunyai wawasan kebangsaan nan kuat. Sinergi antara pemerintah dan NU diharapkan bisa mempercepat terwujudnya Kabupaten Lamandau nan religius, harmonis, dan sejahtera.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra saat membuka aktivitas Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PDPKPNU) Angkatan III nan diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamandau di Pondok Pesantren An Nur Ulum, Desa Bukit Raya, Kecamatan Menthobi Raya, baru-baru ini.
Rizky memberikan apresiasi atas terselenggaranya program kaderisasi tersebut. Menurutnya, PDPKPNU menjadi wadah krusial untuk mencetak kader-kader penggerak nan bisa berkontribusi bagi kemajuan umat dan daerah.
“Kegiatan kaderisasi semacam ini sangat krusial untuk menyiapkan generasi penerus nan mempunyai pemahaman keislaman nan kuat, berakhlakul karimah, dan cinta tanah air,” ujar Rizky Aditya Putra saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/6/2026).
Ia menilai tantangan nan dihadapi generasi muda ke depan bakal semakin kompleks. Karena itu, kader-kader NU diharapkan tidak hanya mempunyai pemahaman keagamaan nan baik, tetapi juga bisa beradaptasi dan memberikan solusi terhadap beragam perubahan sosial nan terjadi di masyarakat.
“Kader NU kudu bisa menjadi pemasok perubahan di tengah perkembangan era nan makin kompleks,” pungkasnya.
Melalui aktivitas tersebut, PCNU Lamandau diharapkan terus konsisten mencetak kader-kader penggerak nan siap mengawal aliran Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tingkat daerah. (bib)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam Nahdlatul Ulama (NU) dinilai mempunyai posisi nan sangat vital sebagai mitra strategis pemerintah wilayah dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) nan beradab mulia, moderat, dan mempunyai wawasan kebangsaan nan kuat. Sinergi antara pemerintah dan NU diharapkan bisa mempercepat terwujudnya Kabupaten Lamandau nan religius, harmonis, dan sejahtera.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra saat membuka aktivitas Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PDPKPNU) Angkatan III nan diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamandau di Pondok Pesantren An Nur Ulum, Desa Bukit Raya, Kecamatan Menthobi Raya, baru-baru ini.
Rizky memberikan apresiasi atas terselenggaranya program kaderisasi tersebut. Menurutnya, PDPKPNU menjadi wadah krusial untuk mencetak kader-kader penggerak nan bisa berkontribusi bagi kemajuan umat dan daerah.
“Kegiatan kaderisasi semacam ini sangat krusial untuk menyiapkan generasi penerus nan mempunyai pemahaman keislaman nan kuat, berakhlakul karimah, dan cinta tanah air,” ujar Rizky Aditya Putra saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/6/2026).
Ia menilai tantangan nan dihadapi generasi muda ke depan bakal semakin kompleks. Karena itu, kader-kader NU diharapkan tidak hanya mempunyai pemahaman keagamaan nan baik, tetapi juga bisa beradaptasi dan memberikan solusi terhadap beragam perubahan sosial nan terjadi di masyarakat.
“Kader NU kudu bisa menjadi pemasok perubahan di tengah perkembangan era nan makin kompleks,” pungkasnya.
Melalui aktivitas tersebut, PCNU Lamandau diharapkan terus konsisten mencetak kader-kader penggerak nan siap mengawal aliran Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tingkat daerah. (bib)
1 jam yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·