PULANG PISAU – Fenomena cuaca panas ekstrem nan mulai dirasakan masyarakat belakangan ini mendapat perhatian serius dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pulang Pisau, Herman Wibowo, mengimbau seluruh penduduk agar meningkatkan kewaspadaan terhadap akibat kejadian el nino nan berpotensi memicu kekeringan dan gangguan kesehatan, Sabtu 25 April 2026.
Herman Wibowo menjelaskan, el nino merupakan kejadian pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik nan berakibat pada perubahan pola cuaca global, termasuk di Indonesia. Kondisi ini dapat menyebabkan berkurangnya curah hujan dan meningkatnya suhu udara secara signifikan dalam beberapa bulan ke depan.
“Yang kita rasakan sekarang ini bukan sekadar panas biasa. Ada potensi peningkatan suhu nan cukup ekstrem, sehingga masyarakat kudu mulai melakukan langkah antisipasi sejak dini,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa akibat terbesar dari kondisi ini adalah terjadinya dehidrasi hingga sengatan panas alias heatstroke, nan bisa menyerang siapa saja, termasuk orang dalam kondisi sehat. Oleh lantaran itu, masyarakat diminta untuk tidak menyepelekan kebutuhan cairan tubuh, dengan membiasakan minum air secara rutin meski tidak merasa haus.
Selain itu, Herman juga mengingatkan agar masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya pada pukul 11.00 hingga 15.00, saat intensitas sinar mentari berada pada titik tertinggi. Jika terpaksa beraktivitas di luar, penduduk disarankan menggunakan pelindung seperti topi, serta mengenakan busana berbahan ringan dan berwarna terang untuk mengurangi penyerapan panas.
Lebih lanjut, BPBD juga mengedukasi masyarakat untuk mengenali indikasi awal heatstroke, seperti sakit kepala, mual, muntah, kulit kering, hingga pingsan. Apabila indikasi tersebut muncul, langkah pertama nan kudu dilakukan adalah memindahkan penderita ke tempat teduh, memberikan kompres air, dan segera mendapatkan penanganan medis.
“Melalui imbauan ini, kami berambisi masyarakat Pulang Pisau dapat lebih waspada dan proaktif menjaga kesehatan. Dengan kesiapsiagaan bersama, kita dapat meminimalkan akibat nan ditimbulkan oleh kejadian el nino,” tutupnya. (denny)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·