CNN Indonesia
Kamis, 11 Jun 2026 08:15 WIB
Ilustrasi. Kenali perbedaan skizofernia dan bipolar agar tidak tertukar. (iStock/tadamichi)
Jakarta, CNN Indonesia --
Beda skizofrenia dan bipolar sering kali membikin banyak orang bingung. Keduanya sama-sama termasuk gangguan kesehatan mental nan serius dan dapat memengaruhi langkah seseorang berpikir, merasakan, serta menjalani kehidupan sehari-hari.
Tak jarang, indikasi kedua kondisi ini terlihat mirip. Bahkan, sebagian penderita bipolar dapat mengalami indikasi psikosis nan juga umum ditemukan pada skizofrenia. Karena itulah, pemeriksaan nan tepat sangat krusial agar pasien mendapatkan penanganan nan sesuai.
Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara skizofrenia dan bipolar?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa itu gangguan bipolar?
Mengutip Medical News Today, gangguan bipolar adalah kondisi kesehatan mental nan ditandai dengan perubahan suasana hati nan ekstrem. Seseorang dengan bipolar dapat mengalami fase mania dan depresi nan muncul secara bergantian.
Saat mengalami mania, penderita biasanya merasa sangat bersemangat, energik, percaya diri berlebihan, hingga bertindak impulsif. Sebaliknya, saat memasuki fase depresi, mereka dapat merasa sedih berkepanjangan, kehilangan minat pada aktivitas sehari-hari, hingga mengalami kesulitan menjalani rutinitas.
Di antara kedua bagian tersebut, sebagian penderita dapat menjalani periode nan relatif stabil tanpa indikasi nan berarti.
Apa itu skizofrenia?
Skizofrenia adalah gangguan mental kronis nan terutama ditandai oleh psikosis, ialah kondisi ketika seseorang mengalami gangguan dalam membedakan realita dan perihal nan tidak nyata.
Gejala utama skizofrenia meliputi fatamorgana dan delusi. Halusinasi dapat berupa mendengar suara, memandang sesuatu, alias merasakan sensasi nan sebenarnya tidak ada. Sementara itu, ilusi adalah kepercayaan nan salah dan tidak sesuai dengan kenyataan, tetapi tetap dipercaya kuat oleh penderitanya.
Selain itu, penderita skizofrenia juga dapat mengalami pola pikir nan tidak teratur, kesulitan berkonsentrasi, serta gangguan dalam berkomunikasi dan menjalankan aktivitas sehari-hari.
Beda skizofrenia dan bipolar nan paling utama
Beda skizofrenia dan bipolar terletak pada indikasi dominan nan menjadi karakter unik masing-masing kondisi. Pada gangguan bipolar, indikasi utama berupa perubahan suasana hati nan sangat ekstrem, mulai dari mania hingga depresi. Sementara itu, pada skizofrenia, indikasi utama adalah psikosis nan ditandai dengan fatamorgana dan delusi.
Menukil Healthline, sebagian orang dengan bipolar juga dapat mengalami indikasi psikosis, terutama saat bagian mania alias depresi nan berat. Namun, psikosis pada bipolar umumnya tidak menjadi indikasi utama dan condong lebih ringan dibandingkan nan terjadi pada skizofrenia.
Berikut beberapa perbedaan utama antara keduanya:
1. Gejala utama
Bipolar:
• Perubahan suasana hati ekstrem
• Episode mania
• Episode depresi
• Perubahan daya dan aktivitas
Skizofrenia:
• Halusinasi
• Delusi
• Gangguan berpikir
• Kesulitan membedakan realitas dan khayalan
2. Hubungan dengan realitas
Penderita bipolar biasanya tetap dapat kembali ke kondisi normal di antara bagian mania dan depresi. Sebaliknya, pada skizofrenia, gangguan persepsi terhadap realitas dapat berjalan lebih menetap dan memengaruhi beragam aspek kehidupan sehari-hari.
3. Pola gejala
Gangguan bipolar condong muncul dalam corak bagian nan datang dan pergi. Sedangkan skizofrenia sering kali berkarakter kronis dan memerlukan penanganan jangka panjang.
Faktor akibat bipolar dan skizofrenia
Hingga kini, penyebab pasti kedua gangguan tersebut belum diketahui secara pasti. Namun, para mahir meyakini bahwa aspek genetik mempunyai peran penting.
Bipolar maupun skizofrenia dapat terjadi dalam keluarga. Risiko seseorang meningkat jika mempunyai personil family dekat nan mengalami salah satu kondisi tersebut.
Selain aspek keturunan, lingkungan juga diduga berkontribusi terhadap munculnya gangguan ini. Meski demikian, hubungan antara aspek lingkungan dan kedua penyakit tersebut tetap terus diteliti.
(tis/tis)
Add
as a preferred source on Google
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·