Jakarta -
Apple Maps kembali menjadi sorotan setelah muncul tudingan bahwa jasa peta milik Apple ini menghapus nama-nama kota, desa, dan pemukiman di wilayah Lebanon Selatan. Isu ini ramai diperbincangkan warganet di beragam platform media sosial.
Berdasarkan laporan pengguna di Instagram, X (sebelumnya Twitter), Reddit, hingga Facebook, sejumlah nama desa dan kota mini di Lebanon Selatan tidak lagi muncul di Apple Maps. nan terlihat hanya kota-kota besar seperti Beirut, Tyre (Sur), dan Sidon (Saida).
Temuan ini langsung memicu reaksi luas. Banyak warganet mempertanyakan perubahan tersebut, terlebih lantaran di jasa lain seperti Google Maps, nama-nama letak tersebut tetap ditampilkan secara normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa laporan menyebut penghapusan nama tempat tidak hanya terjadi di selatan Lebanon, melainkan nyaris di seluruh wilayah negara itu. Hanya segelintir kota besar nan tetap berlabel.
Sejumlah pengguna menyebut kondisi ini sebagai corak "penghapusan historis" alias historical revisionism. Mereka apalagi menduga ada kaitan dengan situasi geopolitik di area tersebut.
Namun, ada juga pengguna asal Lebanon nan menyatakan bahwa Apple Maps memang selalu "kosong" di luar kota-kota utama di Lebanon, berbeda dengan Google Maps nan lebih detail.
Hingga buletin ini ditulis, Apple belum memberikan pernyataan resmi mengenai tuduhan tersebut.
Respons Netizen
Laporan hilangnya nama desa di Lebanon menuai protes netizen dan langsung menyebar sigap dengan tagar mengenai Lebanon dan Apple Maps. Banyak nan menyerukan boikot produk Apple. "Ini bukan kesalahan teknis biasa. Terlalu mencurigakan timing-nya," komentar salah satu pengguna di Reddit.
"Apple telah menghapus nama-nama desa Lebanon di Lebanon Selatan. Saat Israel melakukan invasi, mereka sudah mengatur negara untuk membenarkan pendudukan. Saya belum pernah memandang perihal seperti ini sebelumnya," ujar @EthanLevins2.
"Saya betul-betul kudu memandang sendiri. Dan betul saja. Apple Maps telah menghapus nyaris semua kota di Lebanon dari peta, sementara tetap menampilkan semua kota mini di Israel dan Suriah dengan jelas," balas @Villgecrazylady.
"Ini sangat distopia! Untuk memberi jalan bagi Israel Raya, Apple Maps telah menghapus semua nama kota untuk seluruh wilayah Lebanon. Ini 100% nyata. Saya memeriksa Google Maps untuk membandingkan, dan, sebaliknya, tetap menampilkan semua nama kota di sana. Itu berfaedah Israel bakal melakukan perihal nan sama di Lebanon seperti nan mereka lakukan di Gaza," tulis @Housebots.
Apple Maps sering dikritik lantaran cakupannya nan kurang perincian di beberapa negara Timur Tengah. Pada 2020, Apple bareng Google sempat dituduh "menghapus" label Palestina dari peta mereka, meskipun faktanya label "Palestina" sebagai negara memang tidak pernah ada di kedua platform tersebut.
(afr/afr)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·