Jakarta -
Terkuaknya hubungan Bill Gates dengan penjahat seks Jeffrey Epstein tampaknya membuatnya kehilangan sahabat dekat. Warren Buffett mengatakan bahwa dia belum berbincang dengan sang pendiri Microsoft sejak arsip Epstein terungkap.
"Saya belum berbincang dengannya sama sekali sejak semuanya terungkap. Saya tidak mau berada dalam posisi di mana saya mengetahui hal-hal tertentu... sehingga dipanggil sebagai saksi" kata chairman Berkshire Hathaway tersebut nan dikutip detikINET dari CNBC.
Buffett sejak 2006 telah menyumbangkan lebih dari USD 43 miliar kepada Gates Foundation, organisasi filantropi nan didirikan Gates dan mantan istrinya, Melinda Gates.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gates berkawan dengan Epstein tahun 2011, tiga tahun setelah Epstein mengaku bersalah di pengadilan Florida atas tuduhan membujuk gadis di bawah umur untuk prostitusi. Email dan foto nan merinci persahabatan Gates dan Epstein terungkap dalam arsip nan dirilis Departemen Kehakiman dan Kongres.
Gates telah minta maaf kepada staf di Gates Foundation atas hubungannya dengan Epstein dan mengakui mempunyai hubungan gelap dengan dua wanita Rusia, nan mana perihal itu diketahui oleh Epstein. "Saya tidak melakukan perihal terlarang apa pun. Saya tidak memandang perihal terlarang apa pun," kata Gates dalam pertemuan itu.
Saat ditanya apakah tetap berkawan baik dengan Gates, Buffett berbincang hangat tentang hubungan pribadi mereka, nan meliputi pendirian The Giving Pledge berbareng Bill dan Melinda Gates, upaya nan bermaksud untuk mengumpulkan komitmen dari orang-orang terkaya di bumi guna menyumbangkan sebagian besar kekayaan.
Namun situasi tampaknya jadi susah mengenai relasi Gates dan Epstein. "Saya rasa sampai masalah ini diselesaikan, tidak masuk logika untuk banyak berbicara. Saya tidak mau berada di bawah sumpah," ujar Buffett, merujuk pada pengadilan.
Buffett berbincang panjang lebar tentang Epstein, pelaku kejahatan seksual terkenal nan relasinya dengan Gates dan tokoh-tokoh krusial lain menyebabkan akibat jelek bagi mereka seiring dengan terungkapnya perincian hubungan mereka.
"Sangat mencengangkan bagi saya bahwa seseorang bisa sesukses itu sebagai seorang penipu. Pria bakal menyukai seks dan beberapa dari mereka bakal suka menghindari pajak, dan dia (Epstein) sukses menemukan kelemahan mereka," ujar Buffett.
"Orang itu pastilah penipu ulung sepanjang masa. Dia punya langkah untuk menipu semua orang," imbuhnya.
Ia mengatakan Gates bisa saja mengundangnya ke New York untuk berjumpa Epstein, tapi untungnya tidak dilakukan. "Saya kudu berterima kasih kepadanya lantaran tidak melakukan perihal itu. Namun, Anda juga tidak bisa lari dari apa nan telah terjadi," katanya.
Pada awal Maret, Gates menerima undangan dari Komite Pengawas DPR AS untuk bersaksi tentang hubungannya dengan Epstein. Jadwal kehadirannya tersebut belum ditentukan.
Jubir Gates mengatakan dia menyambut baik kesempatan itu. "Meskipun dia tidak pernah menyaksikan alias berperan-serta dalam tindakan terlarangan apa pun nan dilakukan Epstein, dia menantikan untuk menjawab semua pertanyaan komite guna mendukung pekerjaan krusial mereka," katanya.
(fyk/rns)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·