Jakarta -
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada akhir 2026 mencapai 1.369 unit. Di tengah mengejar sasaran tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan sejumlah tantangan dalam pembangunan KNMP.
Trenggono mengatakan salah satu hambatan nan dihadapi adalah akses menuju letak pembangunan. Terlebih, pembangunan KNMP ini juga menyasar pulau terpencil dan pulau terluar.
"Akses untuk menuju ke sini kan separuh meninggal untuk membawa barang-barang untuk membangunnya," ujar Trenggono di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trenggono mencontohkan proyek nan sedang melangkah berada di Pulau Enggano, Bengkulu. Pulau nan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia ini masuk dalam sasaran penuntasan 100 kampung nelayan pertama.
Pihaknya tetap berkomitmen melakukan pembangunan KNMP di sana lantaran sebagian besar masyarakat Pulau Enggano beraktivitas sebagai nelayan. Ia menilai pembangunan KNMP dapat meningkatkan produksi nelayan di sana.
"(Pulau terkecil) minimal 50 kapal, ada nan 200, ada nan 400. Kapasitas kapalnya 10 GT ke bawah. Sekarang kan mereka dengan seluruh sarana-prasarana nan dikasih itu, mereka bakal naik produksinya. Itu dulu tahapannya," jelas Trenggono.
Selain kondisi geografis, tantangan lainnya adalah pemenuhan kebutuhan nan berbeda di setiap wilayah. Trenggono menjelaskan pihaknya sengaja merancang proyek ini secara tematik agar akomodasi nan diberikan tepat sasaran.
"Kan itu tematik. Jadi, ada nan misalnya, oh di sini nan dibutuhkan tuh es, SPBN, sama bengkel kapal misalnya gitu. Terus ada juga nan dia butuh juga kudu ada logistiknya gitu. Tapi setidaknya nyaris semua," imbuh Trenggono.
Sejauh ini, pembangunan 100 KNMP nyaris selesai. Setidaknya, sebanyak 65 letak KNMP telah rampung dibangun, sementara 35 letak sisanya ditargetkan rampung pada Juni 2026.
"Sampai akhir tahun ini total nan sudah jadi kudu mencapai 1.369," tambah Trenggono.
Salah satu untung pembangunan KNMP ini, ialah tersedianya akses BBM subsidi. Trenggono memastikan skema BBM subsidi untuk para nelayan kecil, khususnya di area kampung nelayan, sejauh ini belum mengalami perubahan.
"Subsidinya tetap sama seperti nan lama. Tapi unik nan kampung nelayan ya," imbuhnya.
(rea/ara)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·