Jakarta, CNN Indonesia --
Pengadilan Korea Selatan menjatuhkan balasan tambahan tujuh tahun penjara kepada mantan ibu negara Kim Keon Hee pada Jumat (26/6).
Putusan pengadilan membeberkan balasan tambahan ini dijatuhkan usai wanita 53 tahun itu divonis bersalah atas gratifikasi menerima "logam mulia berbobot tinggi" sebagai hadiah atas support pengaturan penempatan jabatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan vonis tambahan ini, Kim Keon Hee menghadapi vonis balasan total 11 tahun penjara.
Sebelumnya, Kim Keon Hee telah divonis empat tahun penjara perkara suap kedudukan dengan hadiah bingkisan mewah dan manipulasi saham.
Dikutip AFP, pengadilan menyatakan Kim Keon Hee "tanpa ragu menerima barang-barang berbobot nan apalagi sangat susah dimiliki oleh penduduk biasa meski hanya sekali seumur hidup."
Pada Desember lalu, dia kembali didakwa atas sejumlah tuduhan tambahan, termasuk menerima perhiasan senilai total 103 juta won (sekitar Rp1,1 miliar).
Barang-barang tersebut antara lain kalung Van Cleef & Arpels, bros Tiffany, dan anting Graff yang diterimanya dari seorang pengusaha bangunan pada 2022.
Sebagai imbalannya, Kim Keon Hee disebut menawarkan support untuk mendapatkan kedudukan bagi menantu laki-laki pengusaha tersebut.
Pengadilan juga menyatakan Kim bersalah lantaran menerima patung kura-kura emas senilai 2,65 juta won dari seorang politikus, serta arloji Vacheron Constantin senilai 39 juta won dari seorang pengusaha upaya "anjing robot".
Dalam sidang terakhir pada 15 Mei, jaksa menuntut Kim dihukum tujuh separuh tahun penjara atas tuduhan "memperdagangkan kedudukan dan pengaruh."
Ia didakwa berulang kali menerima duit dan barang-barang mewah dengan memanfaatkan posisinya sebagai istri Presiden saat itu, Yoon Suk Yeol, nan sekarang juga mendekam di penjara setelah upayanya memberlakukan darurat militer pada 2024 berhujung kandas dan memicu krisis politik.
Kim Keon Hee membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia mengakui menerima hadiah-hadiah tersebut, namun menegaskan tidak ada permintaan hadiah alias support apa pun nan menyertainya.
Sebelum terseret kasus korupsi dan polemik suaminya, Kim Keon Hee dikenal sebagai pecinta hewan dan aktif mengampanyekan pelarangan perdagangan daging anjing di Korea Selatan.
Ia juga kerap menjadi sorotan akibat beragam skandal nan apalagi sering kali menutupi masa pemerintahan suaminya.
(rds)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·