Telkom Dorong Umkm Perempuan Naik Kelas Lewat 'kartini Bisa Fest'

Sedang Trending 15 jam yang lalu

Jakarta -

Dalam rangka peringatan Hari Kartini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menggelar 'Kartini BISA Fest' sebagai bagian dari upaya pemberdayaan wanita dan penguatan kapabilitas UMKM melalui pemanfaatan dan literasi teknologi digital. Program ini menjadi penguatan dari beragam inisiatif strategis TelkomGroup dalam mendorong pelaku usaha, khususnya perempuan, agar lebih berkekuatan saing di pasar domestik maupun global.

Berbagai program dihadirkan, mulai dari pelatihan, fasilitasi sertifikasi, hingga penguatan branding produk. Kegiatan ini juga menjadi penerapan budaya perusahaan, ialah Bravery, Integrity, Service Excellence, Agility (BISA) dengan menekankan kerjasama dan inovasi.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, turut datang dan memberikan support terhadap agenda tersebut. Ia menilai momentum Hari Kartini krusial untuk mendorong penyesuaian terhadap perkembangan teknologi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perayaan Kartini BISA Fest selama empat hari ini sangat luar biasa lantaran tidak hanya melibatkan perempuan, tetapi juga laki-laki nan turut berkedudukan aktif. Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bagi kita semua untuk mengambil nilai-nilai perjuangan Kartini dan mengadaptasikannya dalam kehidupan saat ini nan serba digital. Oleh lantaran itu, krusial bagi kita untuk terus belajar, mengenal, dan memanfaatkan teknologi guna memberikan akibat nan lebih luas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2026).

Dalam rangkaian aktivitas tersebut, Telkom menghadirkan pagelaran kuliner nan melibatkan 40 UMKM perempuan, seminar cyber security dengan lebih dari 350 peserta, hingga training pemanfaatan kepintaran artifisial (AI) untuk mendukung efisiensi konten imajinatif dan pemasaran digital.

Sebagai perusahaan digital telco terdepan untuk memajukan masyarakat, Telkom berkomitmen untuk memperkuat peran wanita melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dari lebih dari 112.000 UMKM binaan, sebanyak 73.152 diantaranya merupakan pelaku upaya wanita nan aktif mengikuti program pembinaan berbasis digital. Upaya ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapabilitas individu, tetapi juga pada pembuatan ekosistem digital nan inklusif, kolaboratif, dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nan berkelanjutan.

Selain itu, Telkom turut menghadirkan program Packfest dengan menyalurkan support 500.000 cetak kemasan. Perusahaan juga memfasilitasi sertifikasi legal cuma-cuma bagi 2.250 UMKM wanita guna memperkuat aspek branding dan legalitas produk, sehingga UMKM tidak hanya unggul dari sisi kreativitas, tetapi juga memenuhi standar nan dibutuhkan untuk bersaing di pasar modern dan internasional.

Berdasarkan info Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) 2025, sekitar 64,5% alias 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan. Namun, tetap terdapat tantangan, salah satunya mengenai legalitas dan standardisasi produk. Data Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) 2025 mencatat baru sekitar 35% UMKM nan mempunyai sertifikasi halal.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Dian secara simbolis menyerahkan support sertifikasi legal dan hibah bungkusan kepada perwakilan UMKM binaan. Penyerahan ini menjadi bentuk nyata support perusahaan dalam mendorong wanita Indonesia untuk terus mengembangkan kapabilitas diri, berani mengambil peluang, serta memaksimalkan potensi nan dimiliki dalam menghadapi dinamika era digital.

Dukungan tersebut juga menjangkau pelaku UMKM disabilitas sebagai bagian dari komitmen Telkom dalam menghadirkan kesetaraan akses dan memastikan bahwa transformasi digital dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan pendekatan nan inklusif, Telkom mendorong terciptanya ekosistem upaya nan tidak hanya produktif, tetapi juga berkeadilan dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Dian menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.

"Sebagai perusahaan teknologi, Telkom mempunyai tanggung jawab untuk memperluas akses dan meningkatkan literasi digital di seluruh lapisan masyarakat. Fokus kami pada pembinaan UMKM merupakan bagian dari upaya tersebut. Melalui digitalisasi dan standarisasi, kami berambisi pelaku UMKM bimbingan tidak hanya tumbuh secara mandiri, tetapi juga bisa menciptakan akibat ekonomi nan lebih luas bagi lingkungan sekitarnya," jelasnya.

'Kartini BISA Fest' nan dilaksanakan pada 20-24 April 2026 lampau ini menjadi penerapan nyata strategi Telkom dalam membangun ekosistem digital nan inklusif dan berkekuatan saing. Program ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 5 (Kesetaraan Gender) dan poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).

Melalui beragam inisiatif nan terintegrasi, Telkom berkomitmen untuk terus mendampingi wanita Indonesia agar semakin berdaya, inovatif, dan bisa berkontribusi dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional, serta mendorong pertumbuhan digital nan inklusif dan berkelanjutan.


(akn/ega)

Sumber finance