Teknologi Ai Merambah Dunia Akuntansi

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta -

Binus University baru meluncurkan program ahli terbaru mereka nan berjulukan Doctor of Accounting Science. Peluncuran jenjang pendidikan tinggi ini diadakan di Kampus Anggrek nan berlokasi di area Kemanggisan.

Program ini datang sebagai bentuk komitmen kampus untuk menyediakan pendidikan nan relevan dengan tren industri. Kehadirannya juga dirancang unik untuk mengikuti pesatnya perkembangan teknologi kepintaran buatan saat ini.

Rektor Binus University Dr. Nelly, S.Kom., M.M mengatakan bahwa program ini bakal menciptakan ekosistem pendidikan nan unggul. Ia berambisi langkah strategis ini bisa melahirkan sosok pemimpin nan bisa menjawab beragam tantangan dunia di masa depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peluncuran program akademik ini juga bertepatan dengan seremoni 45 tahun perjalanan kampus tersebut di bumi pendidikan. Mereka berjanji bakal terus beralih bentuk agar setiap program studinya bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Acara peluncuran ini juga dimeriahkan dengan sesi gelar wicara nan membahas transformasi pekerjaan akuntansi di era AI. Diskusi tersebut menyoroti sungguh pentingnya penyesuaian teknologi software masa sekarang dalam praktik maupun riset akuntansi modern.

Dekan School of Accounting Binus University Prof. Ang Swat Lin Lindawati, S.E., M.Com (Hons)., Ph.D menyebut program ini bakal menjawab kebutuhan riset nan makin kompleks. Mahasiswa bakal dilatih menjadi peneliti nan sanggup mengintegrasikan teori dengan teknologi dan praktik upaya di lapangan.

Kepala Departemen program ini Prof. Toto Rusmanto, M.Comm, Ph.D., CAPM., CMA menambahkan bahwa salah satu karakter utamanya terletak pada konsentrasi di bagian analitik. Ilmu akuntansi sekarang dituntut untuk bisa berkedudukan sebagai perangkat strategis nan sepenuhnya digerakkan oleh info dan teknologi.

Secara kurikulum, program ahli ini menawarkan beban studi sebanyak 42 SKS nan bisa diselesaikan dalam waktu enam semester. Proses pembelajarannya memadukan fondasi teoretis nan kuat dengan pemanfaatan teknologi digital secara maksimal.

Ruang lingkup riset nan ditawarkan mencakup beragam topik hangat seperti kepintaran buatan, blockchain, hingga teknologi informasi. Selain itu ada juga topik akuntansi keuangan, keberlanjutan bisnis, tata kelola perusahaan, perpajakan, hingga proses audit.

Untuk mendukung proses belajar, pihak kampus telah menyediakan beragam akomodasi modern dengan prasarana digital nan mumpuni. Mahasiswa juga didorong untuk langsung menghasilkan karya publikasi ilmiah sejak awal masa studi mereka berjalan.

Lulusan program ini diharapkan bisa berkarier di beragam posisi strategis seperti konsultan bisnis, auditor senior, hingga pelaksana perusahaan. Mereka diproyeksikan menjadi tenaga ahli nan mengerti teknologi, demikian dikutip dari keterangan resminya, Senin (13/4/2026).

Profesi akuntan saat ini memang tidak bisa lagi sekadar mengandalkan keahlian hitung-hitungan manual di atas kertas. Penguasaan teknologi AI rasanya sudah menjadi skill wajib agar pekerjaan kajian finansial tidak mudah digantikan oleh sistem komputer.


(asj/asj)

Sumber detik-inet