Tak Ada Batas Usia! Apple Buka Kelas Dari 18 Hingga 82 Tahun

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Belajar teknologi tak lagi soal usia. Di Apple Developer Academy dan Apple Developer Institute di Indonesia, siapa pun bisa ikut, apalagi hingga usia lanjut.

Senior Director Apple Developer Academy and Institute, Gordon Shukwit, menegaskan bahwa program ini tidak mempunyai pemisah usia bagi pesertanya.

"Kami tidak mempunyai pemisah usia. Secara umum peserta mulai dari usia 18 tahun, tapi kami pernah mempunyai peserta berumur 82 tahun," ujar Gordon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, nan terpenting bukanlah umur, melainkan pola pikir dan semangat untuk belajar. "Kami percaya pola pikir adalah kunci. Tidak ada pemisah untuk produktivitas dan inovasi," tambahnya.

Meski rata-rata peserta berada di usia 24 hingga 25 tahun, program ini juga diikuti oleh banyak ahli berumur 40 hingga 50 tahun ke atas. Keberagaman latar belakang justru menjadi nilai tambah dalam proses belajar.

Di Apple Developer Academy, metode pembelajaran tidak hanya berfokus pada coding, tetapi juga kolaborasi, desain, dan pengembangan ide. Peserta didorong untuk bekerja dalam tim dan mengembangkan proyek mereka sendiri, apalagi hingga menjadi produk nyata alias startup.

Setiap peserta juga bakal melalui beberapa perulangan proyek dalam setahun untuk melatih keahlian problem solving dan inovasi.

Apple Developer InstituteGordon menjelaskan Apple Developer Institute ke Menperin Agus Gumiwang Foto: Adi FR/detikINET

Gordon menyebut, salah satu parameter keberhasilan program ini bukan sekadar nomor alias nilai, melainkan antusiasme peserta dalam belajar.

"Ukuran terbaik dari program pendidikan adalah ketika siswa tidak sabar untuk kembali keesokan harinya," jelasnya.

Suasana belajar nan intens juga menjadi karakter unik program ini. Peserta bisa menghabiskan sekitar 20 jam per minggu di Academy, dengan tingkat keterlibatan nan tinggi.

"Sering kali tantangan terbesar kami justru membikin mereka pulang," kata Gordon.

Selain program Academy, Apple juga menghadirkan Developer Institute nan lebih fleksibel, terutama untuk para profesional. Program ini memungkinkan peserta mengikuti beragam modul training tanpa kudu terikat waktu panjang seperti program penuh.

Dengan pendekatan ini, Apple mau membuka akses seluas mungkin bagi siapa saja nan mau mengembangkan keahlian di bagian teknologi-tanpa terhalang usia.

"Kami mau memastikan siapa pun punya kesempatan untuk belajar dan berkembang, di tahap mana pun dalam pekerjaan mereka," tutup Gordon.


(afr/afr)


Sumber detik-inet