Jakarta -
Sony Electronics resmi memboyong kamera mirrorless full-frame terbarunya, Alpha 7R VI, ke pasar Indonesia. Sebagai generasi keenam dari lini Alpha 7R nan legendaris, kamera ini tetap mempertahankan warisannya sebagai perangkat ahli resolusi ultra-tinggi nan ditujukan untuk para pembuat profesional.
Kamera ini menggabungkan sensor back-illuminated fully-stacked Exmor RS CMOS dengan resolusi efektif sekitar 66,8 megapiksel, nan dipadukan dengan chip pemrosesan gambar terbaru, BIONZ XR2.
President Director PT Sony Indonesia, Motoya Itako, menyatakan bahwa Alpha 7R VI dirancang unik untuk para pembuat nan memerlukan perincian visual luar biasa sekaligus keahlian untuk merespons momen cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan menggabungkan resolusi ultra-tinggi, autofocus berbasis AI nan cerdas, serta keahlian video nan lebih canggih, kamera ini memungkinkan para pembuat untuk bekerja dengan lebih percaya diri di beragam situasi pemotretan," ujar Motoya dalam keterangan nan diterima detikINET.
Fitur Fotografi Canggih dan AI Pintar
Selain resolusi super besar, Alpha 7R VI dibekali sistem stabilisasi gambar optik 5-axis presisi tinggi nan memberikan kompensasi hingga 8,5 stop di bagian tengah.
Berkat chip BIONZ XR2 nan mengintegrasikan unit pemrosesan AI, kamera ini bisa melakukan pengambilan gambar beruntun (continuous shooting) tanpa blackout hingga 30 fps. Sistem autofocus-nya juga ditenagai Real-time Recognition AF+ nan bisa mengestimasi pose manusia berbasis rangka tubuh (skeletal-based), sehingga konsentrasi tetap mengunci jeli pada subjek nan bergerak sigap seperti atlet.
Untuk mendukung lama pengambilan gambar panjang, Sony menyematkan baterai baru NP-SA100 berkapasitas 2670 mAh nan sanggup memperkuat hingga 710 jepretan foto. Bodinya nan terbuat dari magnesium alloy juga dirancang tahan lama namun tetap ringan.
Kemampuan Video 8K dan Audio 32-bit Float
Di sektor videografi, kamera ini siap merekam video hingga resolusi 8K 30p dengan oversampling 8.2K, serta format 4K 60p dan 120p tanpa pemotongan gambar (no crop). Sistem manajemen suhu internalnya memungkinkan perekaman 8K melangkah mulus tanpa henti hingga 120 menit.
Bersamaan dengan peluncuran kamera ini, Sony juga memperkenalkan adaptor audio XLR-A4. Saat dipasangkan dengan adaptor ini, Alpha 7R VI mendukung format perekaman audio internal 32-bit float (hingga 4-channel). Format canggih ini memastikan audio tidak bakal pecah (distorsi) meski bunyi sangat keras, sehingga videografer tidak perlu repot menyesuaikan gain audio di letak syuting.
Harga dan Promo Pre-Order
Bagi para ahli foto dan videografer nan tertarik meminang perangkat premium ini, Sony membanderol bodi kamera Alpha 7R VI dengan nilai ritel Rp 74.999.000.
Masa pemesanan awal (pre-order) telah resmi dibuka mulai hari ini, 22 Mei, hingga 22 Juni 2026 di seluruh Sony Official Store dan Sony Authorized Dealer. Selama masa promo promosi, konsumen berkuasa mendapatkan sejumlah bingkisan eksklusif berupa baterai cuma-cuma (NP-SA100), tas Thule Backpack & Organizer, serta jaket eksklusif bagi pengguna nan mendaftarkan kameranya ke Alpha Privileged Club.
(asj/asj)
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·