Skeptisisme Menyeruak, Bisa Apa Persib Tanpa Hodak?

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Perginya Bojan Hodak dari bangku pembimbing Persib Bandung sedikit banyak bakal memberi akibat psikologis dan strategis pada tim.

Karena itu pertanyaan muncul, bisa apa Persib tanpa Hodak? Faktanya, tiga gelar juara Liga Indonesia (Liga 1 dan Super League) tercipta pada era kepelatihan Hodak.

Penggantinya, Igor Tolic, jelas tak bisa disamakan dengan Hodak. Meski menjadi asisten Hodak di Persib sejak 2024, bukan berfaedah kapabilitas Tolic sama dengan Hodak. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sering kali pergantian pembimbing mengubah paradigma. Apalagi bagi tim nan sukses. Saat pembimbing nan membawa gelar pergi, terkadang kualitas permainan tim tidak ikut tererosi.

Hantu skeptisisme inilah nan bakal menjadi tantangan Tolic pada musim 2026/2027. Bisakah Tolic membikin Maung Bandung merajai kejuaraan usai hattrick gelar juara?

Perginya Hodak sudah pasti memberi pengaruh psikologis. Tidak hanya hanya pada pemain, tetapi juga pada suporter. Cara Tolic membangun mentalitas bakal diuji. 

Strategi Hodak nan bergerak dan pendekatannya nan humanis juga bakal menjadi perhatian. Sedikit banyak perjalanan Tolic bakal dibanding-bandingkan dengan Hodak.

Setelah hattrick juara, nan menjadi asa pecinta Persib adalah tampil garang di pentas Asia. Persib diharapkan bisa menembus babak delapan besar Liga Champions Asia Two, alias apalagi semifinal.

Kabar baiknya, Tolic langsung diumumkan sebagai pembimbing Persib hanya berselang sehari setelah pesta juara. Artinya Tolic punya cukup waktu untuk menyusun kekuatan musim depan. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/nva)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-sport