Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum membeberkan Amerika Serikat (AS) enggan menerima timnas Iran di negerinya selama Piala Dunia 2026.
Hal tersebut disampaikan Sheinbaum untuk menjelaskan rumor nan beredar setelah Iran diputuskan bermarkas di Tijuana, Meksiko, dan bukan di AS seperti kemauan FIFA.
Sheinbaum menegaskan bahwa AS tidak mau timnas Iran tinggal di negaranya selama Piala Dunia 2026. Oleh lantaran itu FIFA meminta Meksiko menerima timnas Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Amerika Serikat tidak menginginkan tim nasional Iran untuk tinggal di [wilayah] Amerika Serikat," kata Sheinbaum dalam bertemu pers pada Senin (25/5) dilansir dari The Independent.
Presiden ke-66 Meksiko ini lantas mengisahkan proses dipilihkan Meksiko sebagai letak latihan timnas Iran. Sheinbaum menegaskan tidak ada masalah soal Iran tinggal di Meksiko.
"Bisakah mereka [timnas Iran] tinggal di Meksiko," ucap Sheinbaum menirukan pernyataan perwakilan FIFA kepadanya setelah pihak AS ogah menerima pesepakbola Iran di negerinya.
"Dan kami berkata, 'Ya, tidak ada masalah. Kami tidak ada persoalan soal itu [timnas Iran bermarkas di wilayah Meksiko]," katanya menjelaskan duduk perkara nan terjadi.
Meski tinggal di Meksiko Iran bakal tetap bertanding dalam Piala Dunia 2026 di wilayah AS. Pertama, Iran bakal menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni di Inglewood, California.
Setelah itu Iran bakal berhadapan dengan Belgia pada 21 Juni dan berantem dengan Mesir pada 26 Juni. Kedua pertandingan ini sama-sama berjalan di Seattle.
(abs/nva)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·