Jakarta -
Semangat kerja tenaga kerja Meta turun drastis setelah dihantam angin besar PHK dan reorganisasi perusahaan untuk konsentrasi ke AI. CEO Mark Zuckerberg pun putar otak untuk membikin karyawannya kembali ceria.
Bulan lalu, Meta memangkas sekitar 8.000 karyawan, sekitar 10% dari total tenaga kerjanya. Banyak tenaga kerja nan memperkuat dipindahkan ke bagian baru untuk melatih model AI, tugas baru nan disebut beberapa tenaga kerja sebagai 'wajib militer'.
Dalam memo internal kepada karyawan, Zuckerberg mencoba membangkitkan semangat tenaga kerja Meta dengan berjanji mengadakan hackathon AI pada bulan Juli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meta telah mengadakan event hackathon secara rutin sebelumnya, tapi mengingat pengumuman PHK bulan lampau dan suasana hati tenaga kerja nan sedang negatif, pengumuman Zuckerberg disambut dingin.
"Saya betul-betul sibuk memastikan tim saya tetap bisa bekerja. Saya tidak punya insentif untuk berpartisipasi, apalagi punya waktu untuk mengikutinya," tulis salah seorang tenaga kerja dalam pesan internal, seperti dikutip dari Futurism, Rabu (17/6/2026).
"Saya pernah berperan-serta di hackathon sebelumnya, tapi ini tidak lagi terasa seperti pilihan di samping sprint kerja golongan di bagian saya," kata tenaga kerja lainnya.
Selain menjanjikan hackathon, Zuckerberg juga menawarkan akses meja permanen kepada karyawan. Banyak tenaga kerja Meta nan bekerja menggunakan 'hot desks', skema kontroversial nan mengharuskan tenaga kerja berbagi meja nan sama.
Tidak hanya Zuckerberg, CTO Meta Andrew Bosworth berjanji membikin Meta menjadi tempat kerja nan menyenangkan. Meta bakal meningkatkan 'microkitchen', area rehat di dalam instansi nan menyediakan makanan dan minuman ringan.
Raksasa media sosial ini juga bakal menambah anggaran perjalanan dan pengeluaran untuk aktivitas sosial, sehingga tenaga kerja dapat menghabiskan waktu berbareng secara langsung.
Bosworth juga berjanji Meta bakal mengubah birokrasi perusahaan dengan membatasi jumlah tenaga kerja nan diawasi manajer menjadi 20 orang, dan membatasi seberapa sering tenaga kerja berganti manajer.
(vmp/vmp)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·