Mornine merupakan robot humanoid AiMOGA dengan tinggi sekitar 167 cm dan berat 70 kg. Foto: Adi FR/detikINET
Robot humanoid ini dibekali 40 Degree of Freedom (DOF) nan memungkinkan aktivitas tubuh lebih elastis dan natural. Foto: Adi FR/detikINET
Mornine bisa melangkah dengan kecepatan hingga 1 meter per detik untuk mendukung mobilitas di beragam lingkungan. Foto: Adi FR/detikINET
Robot ini mendukung lebih dari 10 bahasa sehingga dapat berinteraksi dengan pengguna dari beragam negara. Foto: Adi FR/detikINET
Untuk mengenali lingkungan sekitar, Mornine dibekali sensor, kamera kedalaman (depth camera), dan sistem LiDAR 3D. Foto: Adi FR/detikINET
Kombinasi sensor nan dimiliki memungkinkan robot memetakan area sekitar dan menghindari rintangan secara otomatis. Foto: Adi FR/detikINET
Mornine juga didukung teknologi kepintaran buatan nan memungkinkan hubungan percakapan dengan pengguna. Foto: Adi FR/detikINET
Di bagian tangan, Mornine dilengkapi dexterous hand nan dirancang untuk melakukan tugas-tugas presisi. Teknologi tangan canggih tersebut memungkinkan Mornine melakukan aktivitas seperti menuangkan minuman dan menyajikan kopi. Foto: Adi FR/detikINET
Mornine mempunyai waktu operasional sekitar dua jam dalam sekali pengisian daya penuh. Foto: Adi FR/detikINET
Proses pengisian baterai Mornine memerlukan waktu sekitar dua jam sebelum kembali digunakan. Foto: Adi FR/detikINET
AiMOGA menyebut Mornine dapat terintegrasi dengan model AI seperti ChatGPT untuk mendukung keahlian komunikasi dan pemahaman konteks. Foto: Adi FR/detikINET
Robot humanoid ini dirancang untuk beragam skenario penggunaan, mulai dari asisten penjualan, jasa pelanggan, hingga pendamping di akomodasi kesehatan. Foto: Adi FR/detikINET
1 jam yang lalu












English (US) ·
Indonesian (ID) ·