PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menuntaskan sejumlah pembangunan dan peningkatan jalan provinsi sepanjang tahun 2025, termasuk ruas strategis Jalan Lingkar Selatan Sampit di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng, baru-baru ini.
Edy menyebutkan, sejumlah ruas jalan nan menjadi prioritas penanganan di antaranya Jalan Bukit Liti-Bawan, akses Palangka Raya-Kuala Kurun, Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit, hingga ruas Simpang Pundu-Tumbang Samba.
Menurutnya, peningkatan prasarana jalan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalteng.
“Peningkatan ruas strategis seperti Jalan Bukit Liti-Bawan, akses Palangka Raya-Kuala Kurun, Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit, hingga ruas Simpang Pundu-Tumbang Samba menjadi bukti nyata penguatan konektivitas antarwilayah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi jalan provinsi di Kalimantan Tengah terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun seiring komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur.
“Kondisi jalan provinsi mantap sekarang mencapai 87,33 persen dari total panjang 1.275,60 kilometer,” ungkapnya.
Selain itu, dia menyebut kondisi jalan nasional di wilayah Kalteng juga menunjukkan capaian nan positif.
“Sementara jalan nasional mantap mencapai 82,30 persen dari total panjang 2.094,29 kilometer,” pungkasnya.
Pemerintah Provinsi Kalteng menegaskan pada tahun 2026 bakal terus melanjutkan pembangunan prasarana jalan guna mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.
(Sya'ban)
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·