Program Madrasah Digital Pln Uid Kalselteng Tingkatkan Kompetensi 30 Guru Di Hulu Sungai Tengah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PROKALTENG.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) melaksanakan Program Madrasah Digital melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada 8 hingga 13 Juni 2026 di Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin. Program tersebut diikuti 30 pembimbing madrasah aliyah negeri dan swasta dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk meningkatkan kompetensi pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran melalui training dan sertifikasi.

Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen PLN UID Kalselteng dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik. Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan mengenai penggunaan teknologi digital sebagai sarana pendukung pembelajaran guna meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar di lingkungan madrasah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Tengah, H. Anwar Hadimi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas support PLN UID Kalselteng dalam membantu meningkatkan kapabilitas tenaga pendidik di wilayahnya.

“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan penghargaan nan setinggi-tingginya kepada PLN UID Kalselteng nan bersedia bekerja sama dalam meningkatkan kompetensi pembimbing madrasah serta kualitas SDM pembimbing di Hulu Sungai Tengah. Digitalisasi merupakan kebutuhan nan wajib kita terima dan kudu dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Menurut Anwar Hadimi, training tersebut sangat relevan dengan perkembangan bumi pendidikan saat ini. Kemampuan pembimbing dalam memanfaatkan teknologi menjadi salah satu aspek krusial untuk menciptakan pembelajaran nan lebih menarik, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Program Madrasah Digital juga diharapkan memberikan faedah berkepanjangan bagi para peserta, mulai dari peningkatan angsuran poin pembimbing hingga mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta nilai legalisasi madrasah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Balai Diklat Keagamaan Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Muslimin, S.Pd., M.M. Ia menilai kerjasama antara PLN dan Kementerian Agama dalam pengembangan kapabilitas tenaga pendidik merupakan langkah nan sangat positif.

Electronic money exchangers listing

“Ini merupakan sesuatu nan baru bagi saya, adanya kerjasama antara Kementerian Agama dengan PLN. Ini sungguh luar biasa. Kami memberikan apresiasi kepada PLN atas kepeduliannya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya tenaga pengajar,” katanya.

Sementara itu, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Kalselteng, Faharudin Fajar, menjelaskan bahwa Program Madrasah Digital merupakan salah satu corak kontribusi nyata PLN dalam menciptakan akibat sosial nan berkepanjangan bagi masyarakat.

“Program ini merupakan salah satu upaya PLN untuk memposisikan perusahaan agar keberadaannya mempunyai makna bagi masyarakat, lingkungan, dan para pemangku kepentingan. Melalui Program TJSL, kami berkomitmen untuk tidak hanya menghadirkan faedah ekonomi, tetapi juga memberikan nilai tambah sosial nan berkepanjangan bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui training dan sertifikasi nan diberikan, PLN berambisi para peserta dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran sehingga bisa menciptakan pengalaman belajar nan lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

Di tempat terpisah, General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta nan telah mengikuti Program Madrasah Digital. Menurutnya, penguatan kapabilitas tenaga pendidik menjadi salah satu fondasi krusial dalam menciptakan pendidikan nan berbobot dan berkekuatan saing.

“Selamat kepada seluruh peserta nan telah mengikuti Program Madrasah Digital. Kami berambisi pengetahuan dan keahlian nan diperoleh dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehingga memberikan faedah nyata bagi para siswa dan madrasah. PLN bakal terus menghadirkan program-program nan memberikan akibat positif dan berkepanjangan bagi masyarakat,” tutup Iwan. (tim)

PROKALTENG.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) melaksanakan Program Madrasah Digital melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada 8 hingga 13 Juni 2026 di Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin. Program tersebut diikuti 30 pembimbing madrasah aliyah negeri dan swasta dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk meningkatkan kompetensi pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran melalui training dan sertifikasi.

Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen PLN UID Kalselteng dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik. Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan mengenai penggunaan teknologi digital sebagai sarana pendukung pembelajaran guna meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar di lingkungan madrasah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Tengah, H. Anwar Hadimi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas support PLN UID Kalselteng dalam membantu meningkatkan kapabilitas tenaga pendidik di wilayahnya.

Electronic money exchangers listing

“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan penghargaan nan setinggi-tingginya kepada PLN UID Kalselteng nan bersedia bekerja sama dalam meningkatkan kompetensi pembimbing madrasah serta kualitas SDM pembimbing di Hulu Sungai Tengah. Digitalisasi merupakan kebutuhan nan wajib kita terima dan kudu dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Menurut Anwar Hadimi, training tersebut sangat relevan dengan perkembangan bumi pendidikan saat ini. Kemampuan pembimbing dalam memanfaatkan teknologi menjadi salah satu aspek krusial untuk menciptakan pembelajaran nan lebih menarik, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Program Madrasah Digital juga diharapkan memberikan faedah berkepanjangan bagi para peserta, mulai dari peningkatan angsuran poin pembimbing hingga mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta nilai legalisasi madrasah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Balai Diklat Keagamaan Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Muslimin, S.Pd., M.M. Ia menilai kerjasama antara PLN dan Kementerian Agama dalam pengembangan kapabilitas tenaga pendidik merupakan langkah nan sangat positif.

“Ini merupakan sesuatu nan baru bagi saya, adanya kerjasama antara Kementerian Agama dengan PLN. Ini sungguh luar biasa. Kami memberikan apresiasi kepada PLN atas kepeduliannya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya tenaga pengajar,” katanya.

Sementara itu, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Kalselteng, Faharudin Fajar, menjelaskan bahwa Program Madrasah Digital merupakan salah satu corak kontribusi nyata PLN dalam menciptakan akibat sosial nan berkepanjangan bagi masyarakat.

“Program ini merupakan salah satu upaya PLN untuk memposisikan perusahaan agar keberadaannya mempunyai makna bagi masyarakat, lingkungan, dan para pemangku kepentingan. Melalui Program TJSL, kami berkomitmen untuk tidak hanya menghadirkan faedah ekonomi, tetapi juga memberikan nilai tambah sosial nan berkepanjangan bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui training dan sertifikasi nan diberikan, PLN berambisi para peserta dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran sehingga bisa menciptakan pengalaman belajar nan lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

Di tempat terpisah, General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta nan telah mengikuti Program Madrasah Digital. Menurutnya, penguatan kapabilitas tenaga pendidik menjadi salah satu fondasi krusial dalam menciptakan pendidikan nan berbobot dan berkekuatan saing.

“Selamat kepada seluruh peserta nan telah mengikuti Program Madrasah Digital. Kami berambisi pengetahuan dan keahlian nan diperoleh dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehingga memberikan faedah nyata bagi para siswa dan madrasah. PLN bakal terus menghadirkan program-program nan memberikan akibat positif dan berkepanjangan bagi masyarakat,” tutup Iwan. (tim)

Sumber prokalteng