Prabowo Sebut Kekayaan Ri Banyak Dicolong Lewat Tambang & Perkebunan Ilegal

Sedang Trending 21 jam yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara nan sangat kaya sumber daya alam (SDA). Namun selama ini kekayaan tersebut banyak nan tidak dikelola secara semestinya hingga merugikan negara.

Praktik nan disinggung adalah pembukaan lahan untuk perkebunan tanpa izin hingga praktik tambang ilegal. Hal ini disampaikan Kepala Negara saat berpidato di Hari Buruh Internasional alias May Day.

"Setelah saya jadi presiden saya belajar, saya lihat data-data, percayalah negara kita sangat kaya. Hanya kekayaannya ini banyak dicolong mereka bikin kebun tanpa izin, banyak bikin tambang tanpa izin," ujar Prabowo dalam aktivitas May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo mengatakan, pemerintah telah mengambil langkah tegas dengan menutup ribuan tambang terlarangan serta mengambil alih lahan nan dikelola tanpa izin.
Hingga saat ini, pemerintah telah menguasai kembali nyaris 5 juta hektare (ha) lahan.

Ia apalagi menargetkan nomor tersebut bisa meningkat hingga sekitar 8 juta hektare pada akhir 2026. Prabowo menegaskan, seluruh lahan dan sumber daya nan telah diambil alih tersebut bakal dikelola kembali oleh negara untuk kepentingan masyarakat.

"Aku sudah ambil alih itu semua, sampai hari ini sudah nyaris 5 juta hektare nan kita kuasai kembali, kembali ke rakyat. Perhitungan saya sampai akhir 2026 kita bakal kuasai kembali sampai 8 juta hektare, dan kita sudah tutup ribuan tambang ilegal, ribuan. Dan ini kita bakal kelola dan ini kelak bakal kita kuasai semua dan itu kelak untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia," tutup Prabowo.

(ily/ara)

Sumber finance