Jakarta, CNN Indonesia --
Henry Doumbia, pemain Bhayangkara FC, akhirnya angkat bunyi soal dugaan pernyataan rasial yang diarahkan pada dirinya dalam laga Bhayangkara vs Persib Bandung.
Pemain asal Pantai Gading tersebut membikin pernyataan resmi di media sosial IG pribadi miliknya, Selasa (5/5). Doumbia menegaskan percaya ada ucapan nan tak layak nan diarahkan kepadanya.
"Selama pertandingan saya mendengar sebuah komentar nan saya anggap tidak pantas. Saya melaporkannya dengan itikad baik sebagai bagian dari tanggung jawab saya sebagai pemain."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mau menegaskan bahwa saya berdiri pada pernyataan saya - saya percaya dengan apa nan saya dengar dan saya tidak bakal mengangkat perihal seperti ini tanpa argumen nan serius," tulis Doumbia.
Doumbia tidak mempermasalahkan ada perbedaan jenis kejadian antara dirinya dan Marc Klok. Karena itu jalur resmi, dalam perihal Komite Disiplin PSSI, dianggap sebagai jalur nan pas untuk menguji fakta.
Bagi pemain 33 tahun nan telah menjajal sejumlah kompetisi, seperti di Thailand, Kuwait, dan Yordania, menjunjung nilai-nilai kemanusiaan adalah fondasi utama nan kudu diperjuangkan.
"Saya menghormati Persib Bandung dan kapten mereka Marc Klok. Saya tidak mau menciptakan bentrok alias perpecahan. Sepak bola semestinya menjadi ruang nan penuh rasa hormat."
"Dan ada hal-hal lain nan lebih krusial dalam hidup nan mengingatkan kita untuk tetap berasosiasi dan konsentrasi pada perihal nan betul-betul berarti," tulisnya menjelaskan.
Dugaan ucapan rasial terjadi dalam pertandingan Bhanyangkara FC versus Persib di Lampung pada 30 April. Seusai laga, sempat terjadi perseteruan antara Klok dengan Wahyu Subo Seto.
Video kejadian Klok dengan Subo ini lantas viral di media sosial. Untuk meredam situasi, pihak Bhayangkara membikin pernyataan resmi soal dugaan ucapan rasial Klok ke Doumbia.
"Terkait dengan tindakan rasis nan diterima Henry Doumbia, selepas pertandingan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC langsung melaporkan tindakan rasis Marc Klok kepada Match Commsioner," tulis Bhayangkara Fc.
Tak lama berselang Persib juga membikin pernyataan resmi. Klok juga membikin pernyataan resmi. Intinya, Klok membantah mengucapkan kata-kata rasial ke Doumbia.
Klok apalagi menyebut Doumbia telah memahami kesalahpahaman nan terjadi. Bahkan Klok menyebut Sumardji, COO Bhayangkara FC, sebagai pihak nan memprovokasi.
"Manajer mereka, Sumardji, nan tidak berada di dekat lapangan, terus menyebut saya sebagai rasis, baik di dalam lorong stadion, dekat ruang ganti, maupun di lapangan setelah pertandingan," tulis Klok.
(abs/ptr)
Add
as a preferred source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·