Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Kanada, Jesse Marsch mengaku seluruh skuad terguncang dengan cedera patah kaki nan dialami Ismael Kone saat menang 6-0 atas Qatar pada matchday kedua Grup B Piala Dunia 2026, Jumat (19/6) awal hari WIB.
Nasib nahas itu dialami rekan setim Jay Idzes di Sassuolo itu pada awal babak kedua. Kone mengalami cedera parah setelah tekel terlambat nan dilakukan oleh pemain Qatar, Assim Modibo.
Momen itu terjadi ketika para pemain Kanada berada di area permainan Qatar. Kone nan mau memberikan back pass ke rekan setimnya dilanggar dengan keras oleh Modibo hingga terjatuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum berbincang dengan Ismael, dia di rumah sakit, dia bakal bersiap untuk operasi. Saya bakal menemuinya setelah konvensi pers ini," ucap Marsch dikutip dari Irish News.
"Kita lihat apa nan bakal kami putuskan untuknya. Keluarganya berbareng dia di rumah sakit. Kejadian itu terjadi tepat di depan bangku persediaan - semua orang bisa mendengar tulang patah," katanya melanjutkan.
Marsch mengaku dirinya turut merasa sedih dengan apa nan dialami oleh Kone. Pelatih asal Amerika Serikat itu pun memuji reaksi Kone saat ditandu keluar lapangan oleh tim medis.
"Hati kami ikut sedih untuknya dan semua orang sedikit terguncang oleh kejadian itu lantaran sifat cedera tersebut dan juga lantaran Ismael adalah bagian krusial dari tim," ucapnya.
"Anda juga memandang bahwa dia melambaikan tangan kepada penonton dan nyaris membikin semua orang merasa nyaman dengan realita bahwa dia dan itu adalah pernyataan nan luar tentang Ismael sebagai pribadi."
(jal/rhr)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·