Penyidikan Dana Hibah Berjalan, Kpu Palangka Raya Sebut Kerja Terganggu

Sedang Trending 1 jam yang lalu

– Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan biaya hibah Tahun Anggaran 2023-2024 nan tengah ditangani Kejaksaan Negeri dinilai mengganggu penyelenggaraan program dan tugas kelembagaan KPU .

Ketua KPU , Joko Anggoro, mengatakan saat ini KPU tengah menjalankan sejumlah program prioritas nan kudu tetap melangkah di tengah proses investigasi nan berlangsung.

“Itu mengenai dengan pemutakhiran info pemilih berkelanjutan. Per tiga bulan kita melakukan pembaruan info pemilih pemula, pemilih baru, pemilih meninggal dunia, hingga info personil TNI dan Polri,” ujarnya saat bertemu pers di Kantor KPU , Senin, 8 Juni 2026.

Selain itu, KPU juga melaksanakan program sosialisasi dan pendidikan pemilih berkepanjangan dengan melibatkan beragam pihak, mulai dari sekolah, perguruan tinggi, hingga golongan masyarakat rentan dan marjinal.

“Itu melakukan pendidikan pemilih berkelanjutan. Kita mendorong agar partisipasi kerakyatan meningkat lantaran partisipasi kita kemarin agak kecil,” jelas Joko.

Program prioritas lainnya nan tengah dijalankan adalah pemutakhiran info partai secara berkepanjangan nan dilakukan setiap enam bulan sekali. “Jadi itu tiga prioritas nan sedang kita jalankan,” tambahnya.

Di sisi lain, KPU juga mulai mempersiapkan tahapan menuju Pemilu 2029 nan bakal dimulai pada 2027.

“Lalu nan kita hadapi persiapan Pemilu 2029, lantaran Pemilu 2029 tahapannya dua tahun sebelum pemilu, jadi pada 2027 kita sudah mulai tahapan pemilu,” ungkapnya.

Menurut Joko, proses investigasi nan saat ini berjalan sedikit banyak memengaruhi penyelenggaraan program-program tersebut.

“Itu juga kita persiapkan hingga konsolidasi. Artinya dengan adanya kasus-kasus ini sedikitnya juga mengganggu proses-proses itu,” tegasnya.

Meski demikian, dia memastikan KPU tetap bersikap kooperatif dan memenuhi setiap permintaan interogator selama proses berjalan.

“Intinya memang kita selalu bersikap kooperatif terhadap apa nan saat ini sedang berjalan. Permintaan data, panggilan-panggilan, kita selalu kooperatif untuk menyerahkan info dan dokumen. Jadi memang kita berambisi ini segera selesai,” pungkasnya.

(Sya'ban)

Sumber info-lokal