Pelayanan Rawat Inap Rsud Dr Murjani Diklaim Cepat, Didukung 15 Petugas Khusus

Sedang Trending 2 jam yang lalu

SAMPIT – Upaya mempercepat pelayanan terus dilakukan RSUD dr Murjani Sampit. Salah satu nan menjadi perhatian rumah sakit milik pemerintah wilayah itu adalah pelayanan pendaftaran pasien rawat inap agar proses manajemen dapat berjalan lebih sigap tanpa mengabaikan keselamatan pasien.

Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany, mengatakan pelayanan rawat inap saat ini telah dilaksanakan sesuai standar operasional nan berlaku.

“Mulai dari proses verifikasi data, penentuan ruang perawatan hingga penyusunan arsip rekam medis dilakukan secara terstruktur,” kata Yulia Rabu 10 Juni 2026.

Saat ini pelayanan pendaftaran rawat inap di RSUD dr Murjani ditangani oleh 15 tenaga pelaksana nan terdiri dari perekam medis dan tenaga manajemen nan telah mengikuti training sesuai standar pelayanan rumah sakit.

Setiap pasien nan bakal menjalani perawatan wajib melengkapi arsip sesuai jenis pembiayaan nan digunakan. Peserta BPJS diharuskan membawa surat pengantar rawat inap dari poliklinik alias IGD, kartu identitas diri, kartu BPJS, serta kartu identitas berobat bagi pasien lama.

Sementara itu, pasien umum maupun pengguna agunan perusahaan juga kudu melengkapi surat pengantar masuk rumah sakit dan arsip manajemen lainnya sesuai ketentuan.

“Pelayanan pendaftaran rawat inap kami laksanakan sesuai standar nan telah ditetapkan. Selain memastikan proses manajemen melangkah cepat, kami juga mengutamakan mutu pelayanan dan keselamatan pasien,” kata Yulia.

Ia menjelaskan, petugas tidak hanya melakukan pencatatan administrasi, tetapi juga memberikan penjelasan mengenai kewenangan dan tanggungjawab pasien, tarif kamar, hingga tindakan medis nan bakal dijalani selama masa perawatan.

Untuk mendukung pelayanan tersebut, RSUD dr Murjani menyiapkan beragam akomodasi penunjang, mulai dari ruang tunggu berpendingin udara, media info dan , jaringan internet, komputer, monitor informasi, hingga printer barcode dan gelang identitas pasien.

Yulia menegaskan perlindungan terhadap info medis pasien juga menjadi perhatian utama rumah sakit. Karena itu, seluruh info pasien dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan nan berlaku.

“Data medis pasien dijaga kerahasiaannya dan seluruh pelayanan nan diberikan selalu mengutamakan keselamatan pasien. Evaluasi rutin terus kami lakukan sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (Nardi)

Sumber info-lokal