NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Musim panen raya durian lokal di Kabupaten Lamandau membawa berkah bagi masyarakat. Hampir di setiap kecamatan dan desa, buah berduri ini melimpah ruah hingga memenuhi pasar tradisional dan pinggir jalan. Namun, melimpahnya hasil panen justru membikin nilai durian mengalami penurunan drastis.
Saat ini, nilai durian lokal di pasaran terpantau hanya berkisar antara Rp5 ribu hingga Rp30 ribu per buah, tergantung ukuran dan kualitas. Kondisi ini membikin masyarakat bisa menikmati durian dengan nilai murah, namun di sisi lain para petani kudu menerima penurunan nilai jual hasil panen mereka.
Selain nilai nan turun, durian lokal juga mempunyai tantangan tersendiri. Jika disimpan terlalu lama, kulit buah bakal mudah terbuka dengan sendirinya dan dagingnya sigap membusuk andaikan tidak segera dikonsumsi. Hal itu membikin para petani dan penjual kudu bergerak sigap untuk memasarkan hasil panen mereka.
Melihat kondisi tersebut, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, membujuk masyarakat untuk tidak hanya menjual durian dalam corak buah segar saja. Akan tetapi juga mengolahnya menjadi produk turunan nan mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi.
Menurutnya, potensi durian lokal Lamandau sangat besar jika dikelola dengan kreatif.
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Musim panen raya durian lokal di Kabupaten Lamandau membawa berkah bagi masyarakat. Hampir di setiap kecamatan dan desa, buah berduri ini melimpah ruah hingga memenuhi pasar tradisional dan pinggir jalan. Namun, melimpahnya hasil panen justru membikin nilai durian mengalami penurunan drastis.
Saat ini, nilai durian lokal di pasaran terpantau hanya berkisar antara Rp5 ribu hingga Rp30 ribu per buah, tergantung ukuran dan kualitas. Kondisi ini membikin masyarakat bisa menikmati durian dengan nilai murah, namun di sisi lain para petani kudu menerima penurunan nilai jual hasil panen mereka.
Selain nilai nan turun, durian lokal juga mempunyai tantangan tersendiri. Jika disimpan terlalu lama, kulit buah bakal mudah terbuka dengan sendirinya dan dagingnya sigap membusuk andaikan tidak segera dikonsumsi. Hal itu membikin para petani dan penjual kudu bergerak sigap untuk memasarkan hasil panen mereka.
Melihat kondisi tersebut, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, membujuk masyarakat untuk tidak hanya menjual durian dalam corak buah segar saja. Akan tetapi juga mengolahnya menjadi produk turunan nan mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi.
Menurutnya, potensi durian lokal Lamandau sangat besar jika dikelola dengan kreatif.
3 jam yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·