Jakarta -
Era digital memungkinkan siapa saja mengakses jasa finansial seperti setor dan tarik tunai ataupun pembayaran tagihan hanya dari telepon genggam pandai mereka.
Namun, tak semua orang beruntung punya kesempatan tersebut. Sudrajat mengisi kekosongan bagi orang-orang nan mempunyai keterbatasan dalam mengakses jasa keuangan.
Sudarajat (40), sudah 8 tahun membuka upaya pemasok BRILink di Kampung Nyalindung, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ditemui detikcom di Kantor Desa Sukamantri, Kamis (21/5/2026), Sudrajat menceritakan upaya nan berasal dari permintaan masyarakat mengenai akses jasa perbankan seperti tarik tunai maupun transfer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kurang lebih di tahun 2018, ya. 2018, lantaran memang awalnya saya mempunyai upaya di bagian provider (pulsa/kuota). Dan rupanya banyak masyarakat nan meminta untuk jasa perbankan. Nah, saya secara pribadi membuka jalur komunikasi dengan pihak BRI, dan alhamdulillah rupanya pihak BRI saat itu sudah memfasilitasi lewat BRILink," kata Sudrajat.
Usahanya tidak langsung melangkah mulus. Saat pertama kali mengusulkan Agen BRILink ke BRI Unit Ciomas, ada hambatan keterbatasan mesin EDC. Namun, Sudrajat mengatakan, BRI tetap membantu memfasilitasi dengan mengarahkan Sudrajat ke BRI Unit Ledeng Bogor. Dari situ berjalanlah usahanya.
"Kita diarahkan ke Pintu Ledeng. Ya, alhamdulillah di Pintu Ledeng kita dapat akomodasi dan kita sudah mulai bisa melaksanakan transaksi di pertengahan 2018 sampai dengan saat ini, alhamdulillah," ujar Sudrajat.
Peralihan upaya dari bagian provider ke pemasok BRILink ikut mengubah peruntungannya, terutama di sisi ekonomi. Di luar masalah uang, Sudrajat mengaku senang lantaran kehadiran usahanya ikut membantu masyarakat sekitar nan membutuhkan.
"Dari sisi keuntungan, kita bisa menambah untung lewat kita berkolaborasi dengan BRI, lewat BRILink. Terus juga kita bisa mempermudah untuk melayani masyarakat," ujar Sudrajat.
Dulu sebelum kehadiran pemasok BRILink nan dikelolanya, ada konsumen nan kudu mencari-cari ATM untuk tarik tunai. Sejak ada BRILink, transaksi finansial pun menjadi lebih mudah. Pembayaran listrik baik prabayar maupun pascabayaruntuk pembayaran finansial lain, hingga PDAM semua sudah bisa dilayaninya.
Sudrajat menceritakan, usahanya sempat menyentuh omzet lebih dari 5 juta dalam sehari. Sudrajat mengaku sangat merasakan akibat positif dari membuka upaya pemasok BRILink
"Kalau untuk di provider, lantaran memang kita main di partai kecil, omzetnya pun otomatis pasti kecil. Tapi saat kita berkolaborasi dengan BRI lewat BRILink, alhamdulillah untuk omzet transaksi tersendiri di BRILink itu dalam satu hari itu di atas 5 juta," ujarnya.
Dia menambahkan, dirinya juga mendapatkan sharing fee. "Sharing fee itu tergantung transaksinya, ya, lantaran memang untuk transaksi antarbank dan sesama itu berbeda. Variatif, tapi nan jelas BRILink ini sangat menjanjikan, sangat menjanjikan," beber Sudrajat.
Usaha Sudrajat ini buka 24 jam. Dia mengaku senang menjalani upaya ini lantaran dapat membantu masyarakat sekitar kapanpun. Sudrajat bercerita, ada pengguna nan dulunya kudu meminta tolong kepada orang lain untuk mengambil duit ke ATM nan tersedia. Setelah tahu eksistensi BRILink miliknya, pengguna tersebut tak perlu repot-repot lagi untuk menarik duitnya.
"Dia di usia lanjut, anaknya merantau dan setiap bulan kirim uang. Awalnya dia kudu menggunakan jasa orang lain untuk meminta tolong diambilin di ATM, semenjak ada kami jadi lebih gampang," katanya.
Sudrajat juga menyebut pihaknya punya pelayanan 'jemput bola' bagi pengguna nan mempunyai keterbatasan. "Untuk pengguna nan sekiranya dia tidak bisa keluar rumah kita bakal jemput," bebernya.
Efektif untuk Masyarakat
Salah satu tujuan dari pemasok BRILink ialah membawa jasa perbankan kepada masyarakat agar dapat diakses di banyak titik Indonesia. Konsepnya ialah kerjasama Bank BRI dengan agen-agen lokal. Harapannya, BRILink dapat membantu jutaan orang di desa-desa terpencil dan pelosok untuk mengakses jasa keuangan.
Kepala Unit BRI Tamansari Budi Rhamdani menyebut kehadiran pemasok BRILink milik Sudrajat sangat membantu masyarakat. Urusan finansial masyarakat menjadi dipermudah berkah upaya pengguna lama BRI Tamansari tersebut.
"Untuk Agen BRILink Pak Sudrajat sudah cukup membantu untuk debitur kita (BRI Unit Tamansari) nan berada di wilayah Desa Sukamantri dalam perihal pembayaran angsuran," ujar Budi.
Sementara itu, Sekretaris Desa Sukamantri Fuja Aditya juga merasakan faedah pemasok BRILink bagi masyarakatnya. "Agen BRILink tentu saja sdkit banyaknya membantu dalam perihal transaksi finansial bagi masyarakat desa dalam perihal urgensi dan efektivitas," tutur Fuja.
(hns/hns)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·