Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan seluruh persiapan lapangan dan operasional untuk memindahkan jemaah ke kota tenda Mina telah rampung seiring rangkaian ibadah haji nan dimulai Senin (25/5).
Saudi Gazzette melaporkan para jemaah telah menyelesaikan persiapan untuk berangkat menuju Mina dari tempat tinggal mereka di Makkah guna menjalankan Hari Tarwiyah pada Senin. Ibadah Tarwiyah ini menandai dimulainya ibadah haji tahunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ratusan ribu jemaah domestik bakal berasosiasi dengan lebih dari 1,5 juta jemaah asing nan datang ke Arab Saudi dari beragam penjuru bumi untuk musim haji tahun ini.
Mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW, para jemaah melantunkan talbiyah dan mengagungkan Allah dalam perjalanan menuju Kota Tenda Mina.
Kementerian Haji telah menerapkan sistem terpadu nan didedikasikan untuk mengatur pergerakan jemaah menuju tenda-tenda mereka serta memantau kualitas jasa nan diberikan di lokasi-lokasi suci, bekerja sama dengan beragam otoritas terkait.
Upaya kementerian mencakup pengawasan perpindahan jemaah dari akomodasi dan pusat jasa menuju Mina, memastikan akses nan lancar ke area tenda, menyediakan jasa pedoman dan edukasi, serta membantu jemaah mencapai letak nan telah ditentukan sesuai rencana operasional musim haji 2026.
Bersama otoritas terkait, kementerian juga telah menyelesaikan kesiapan operasional jasa akomodasi, katering, dan transportasi di Mina, sekaligus memperkuat pengawasan lapangan guna mendeteksi dan menangani masalah dengan cepat.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas jasa pada tahap awal masa tinggal jemaah di area suci.
Seluruh inisiatif tersebut terintegrasi penuh dengan operasi Pusat Manajemen Kerumunan dan Operasi Gabungan, Pusat Pemantauan dan Pengendalian, serta Pusat Kepatuhan melalui pemantauan berkepanjangan terhadap pergerakan, layanan, dan parameter operasional.
Tim lapangan juga dibekali info nan diperlukan untuk menangani tantangan nan dapat memengaruhi kelancaran mobilitas maupun kualitas layanan.
Perlu diketahui, sejak awal bulan Dzulqa'dah, kementerian telah melakukan lebih dari 83 ribu inspeksi dan kunjungan lapangan ke beragam akomodasi jasa melalui koordinasi dan kerja sama dengan otoritas terkait.
Kunjungan tersebut mencakup akomodasi jemaah, pusat layanan, area tenda, serta seluruh letak pelayanan guna memastikan kesiapan operasional, memverifikasi kepatuhan terhadap persyaratan nan berlaku, dan segera menangani setiap hambatan demi meningkatkan kualitas pengalaman ibadah para jemaah.
(rds/bac)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·