Pengakuan aktris Hollywood Anne Hathaway nan sempat mengalami katarak awal (early-onset cataract) hingga nyaris buta sebelah di usia 30-an membuka mata publik. Selama ini, masyarakat awam telanjur mengidentikkan katarak sebagai penyakit penuaan nan murni hanya menyerang golongan lansia.
Katarak identik sebagai masalah kesehatan nan murni menyerang golongan lanjut usia. Secara alami, perubahan pada lensa mata ini memang umumnya mulai terjadi setelah seseorang menginjak usia 40 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Healthline, gangguan penglihatan akibat penumpukan protein nan membikin lensa mata menjadi keruh dan berkabut ini nyata adanya di usia muda. Dalam bumi medis, kondisi ini disebut sebagai Katarak Dini (early cataracts), ialah ketika katarak muncul pada seseorang nan tetap berumur di bawah 60 tahun.
Berbeda dengan lansia nan disebabkan oleh proses penuaan alami, munculnya katarak awal pada anak muda biasanya berangkaian erat dengan kondisi kesehatan tertentu, pengaruh samping obat, hingga aspek cedera.
Penyebab Katarak Dini
Berdasarkan info medis, trauma alias cedera bentuk pada area mata menjadi biang keladi paling sering dari kasus katarak nan menimpa orang-orang berumur muda. Beberapa jenis cedera nan dapat memicu katarak awal meliputi:
- Trauma Tumpul: Mata terhantam oleh barang tertentu, misalnya terkena lemparan bola saat berolahraga.
- Trauma Perforasi: Mata Tertusuk, tergores, alias tersayat oleh barang tajam.
- Paparan Radiasi Sinar UV: Sering melakukan aktivitas alias olahraga luar ruangan di bawah terik mentari tanpa menggunakan kacamata hitam pelindung.
- Faktor Radiasi Lain: Paparan radiasi pengion (misalnya untuk terapi tumor mata) serta cedera akibat sengatan listrik di bagian tubuh mana pun.
- Paparan Bahan Kimia: Mata nan tidak sengaja terkena alias kemasukan unsur kimia berbahaya.
Penyakit Kronis dan Faktor Gaya Hidup
Selain cedera fisik, riwayat penyakit kronis nan tidak terdiagnosis dalam waktu lama alias tidak dikelola dengan baik juga dapat mempercepat kekeruhan lensa mata.
Beberapa penyakit endokrin kronis seperti diabetes, hipotiroidisme kongenital, dan hipoparatiroidisme menjadi pemicu kuat katarak dini. Tak hanya itu, masalah pada mata seperti minus tinggi (miopia) dan glaukoma juga ikut meningkatkan akibat tersebut.
Di sisi lain, konsumsi obat-obatan jangka panjang untuk mengatasi alergi alias radang sendi (arthritis) disinyalir mempunyai pengaruh samping serupa. Obat-obatan tersebut meliputi golongan Kortikosteroid (seperti prednisone alias cortisone untuk asma dan lupus) serta obat Antikolinestrase (untuk Alzheimer alias gangguan pencernaan).
Selain itu mutasi genetik tertentu dapat memengaruhi struktur protein lensa sejak lahir dan perlahan memburuk saat beranjak dewasa.
(kna/kna)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·