JAKARTA— Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menerima audiensi dari Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Kalimantan Tengah di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta Selatan, Selasa 7 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Mukhtarudin menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat mengenai transformasi pelindungan pekerja migran Indonesia di wilayah Kalimantan Tengah.
Hadir dalam audiensi diantaranya Ketua KMHDI Kalteng Juprianto, Sekretaris Hendra, Plt. Ketua KMHDI Kotawaringin Timur Melda Karmelia, beserta jejeran pengurus lainnya.
Investasi SDM dan “Ilmu Bergaul”
Di hadapan para mahasiswa, Menteri Mukhtarudin berpesan agar anak muda tidak sigap berpuas diri. Ia menekankan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh soft skill nan diasah melalui organisasi.
“Di organisasi itu kita diajari berkomunikasi, berkoordinasi, dan gimana mengenal orang. Itu nan saya sebut pengetahuan bergaul. Pengetahuan (knowledge) itu modal, tapi tanpa soft skill dan keahlian hubungan sosial, pengetahuan itu tidak bakal sempat teruji,” ujar Mukhtarudin.
Menteri Mukhtarudin juga menganalogikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) tidak seperti “makan cabai” nan hasilnya langsung terasa.
“Tapi bangun SDM itu hasilnya mungkin baru terasa 30 alias 50 tahun ke depan. Apa nan kita kerjakan hari ini adalah untuk masa depan generasi kita agar pendidikannya kuat dan fisiknya sehat,” imbuh Mukhtarudin.
Transformasi Kementerian P2MI
Menteri Mukhtarudin menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pelindungan Pekerja Migran mengalami perubahan fundamental. Berdasarkan Perpres Nomor 139 Tahun 2024, lembaga ini resmi beranjak dari setingkat Badan menjadi Kementerian.
“Perubahan ini memberi kami kewenangan penuh sebagai regulator sekaligus operator. Mandat Presiden sangat jelas, tingkatkan kualitas pelindungan dari hulu ke hilir sebelum, selama, hingga setelah bekerja,” beber Menteri Mukhtarudin.
Fokus ke depan, lanjut Menteri, adalah mendorong penempatan Pekerja Migran pada sektor nan memerlukan keahlian menengah hingga tinggi (medium-high skill).
Kolaborasi dengan Mahasiswa
Di akhir audiensi, Menteri membujuk kader KMHDI Kalimantan Tengah untuk proaktif memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah mengenai migrasi aman. Hal ini bermaksud agar masyarakat tidak terjebak oleh makelar alias sindikat penempatan ilegal.
“Saya membujuk teman-teman KMHDI untuk ikut mensosialisasikan gimana menjadi pekerja migran nan prosedural dan aman. Mahasiswa kudu menjadi pemasok perubahan nan memberikan pemahaman betul kepada penduduk di daerah,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.
Sementara itu, Ketua KMHDI Kalteng Juprianto mengapresiasi keterbukaan Menteri P2MI dan menyatakan kesiapannya untuk bekerja-sama dalam mengawal isu-isu pekerja migran, khususnya bagi pemuda di Kalimantan Tengah nan mau meniti pekerjaan di luar negeri secara resmi.
Juprianto juga menyampaikan kegelisahannya mengenai tetap adanya masyarakat nan menempuh jalur non-prosedural untuk bekerja di luar negeri.
“KMHDI dalam perihal ini mau berkonsultasi mengenai alur pendaftaran Pekerja Migran nan resmi agar bisa disosialisasikan kepada pemuda di Kalimantan Tengah,” imbuh Juprianto.
Juprianto menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi dengan mencontohkan keberhasilan para mantan Pekerja Migran Indonesia nan bisa membangun upaya berdikari sekembalinya ke tanah air sebagai solusi konkret pengentasan kemiskinan di daerah.
Sebagai corak tindak lanjut sinergi ini, KMHDI secara resmi mengundang Menteri Mukhtarudin untuk datang dan memberikan pengarahan dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) KMHDI Kalteng mendatang.
Pertemuan ini pun diakhiri dengan rayuan Menteri P2MI Mukhtarudin agar KMHDI menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat mengenai migrasi aman, guna meminimalisir akibat bagi calon pekerja serta mencetak SDM unggul nan bisa berkontribusi bagi penguatan ekonomi wilayah setempat.
(adista)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·