Media Negara Tetangga Ri Soroti Harga Pertamax Di Indonesia Naik

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah media asing di negara-negara tetangga Indonesia, seperti Singapura dan Malaysia, menyoroti kenaikan nilai Pertamax di Indonesia per hari ini.

PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian nilai Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi ialah Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan keterangan persnya pada Selasa (9/6), PT Pertamina Patra Niaga resmi meningkatkan nilai BBM Pertamax (RON 92) dari Rp12.300 menjadi Rp 16.250 per liter mulai 10 Juni.

Selain itu nilai BBM Pertamax Green (RON 95) juga naik dari Rp12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.

Media asal Singapura the Straits Times menyoroti kenaikan BBM non-subsidi di RI hingga 32 persen.

"Pemerintah (RI) sebelumnya memerintahkan Pertamina untuk mempertahankan nilai Pertamax ketika perang Iran pecah sebagai langkah untuk melindungi masyarakat dari lonjakan nilai global, seperti nan dilaporkan media lokal," demikian laporan dari the Straits Times.

"Bahan bakar Pertamax biasanya tidak disubsidi. Belum jelas apakah Pertamina bakal diberi kompensasi lantaran mempertahankan nilai tersebut sejak perang dimulai."

Media itu kemudian menyoroti laju Inflasi tahunan Indonesia meningkat tajam menjadi 3,08 persen pada Mei, tertinggi dalam delapan bulan terakhir.

Media Malaysia, The Star, juga turut memberitakan kenaikan BBM non-subsidi RI dengan titel "Indonesia's non-subsidised RON92 petrol price jumps 32%, first hike in months."

The Star mengutip pernyataan Corporat Secretary PT Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengenai kenaikan nilai dua jenis Pertamax.

"Penyesuaian nilai Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses pertimbangan berasas formula penetapan nilai nan ditetapkan pemerintah," ujar Roberth.

"Harga jual ditentukan berkoordinasi dengan pemerintah sebagai regulator, dan merupakan bagian dari upaya untuk memastikan pasokan dan pengedaran bahan bakar berbobot nan berkepanjangan kepada masyarakat," katanya.

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional