Jakarta, CNN Indonesia --
Setelah ditutup sejak kejadian nan penembakan pada Senin (18/5), Masjid San Diego California sekarang telah dibuka ke kembali, Rabu (20/5) waktu setempat alias Kamis waktu Indonesia.
Pengumuman disampaikan seperti dilihat di laman Islamic Centre San Diego (ISCD).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah, ICSD telah kembali melaksanakan 5 shalat harian mulai Rabu, 20 Mei dengan shalat Subuh. Iqamah Subuh: 04.59," demikian pengumuman tersebut.
Namun instansi administrasi, taman bermain, dan akomodasi ekspansi bakal ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Pusat Islam San Diego di California ditutup sementara imbas penembakan massal pada Senin (18/5/2026).
Insiden tersebut menewaskan tiga penduduk sipil di luar masjid dan dua pelaku remaja nan ditemukan tewas bunuh diri di dalam mobil.
Penembakan disebut sebagai kejahatan kebencian (hate crime).
Kepala Kepolisian San Diego, Scott Wahl, mengatakan dalam konvensi pers bahwa para tersangka tampaknya tewas akibat luka tembak nan mereka lakukan sendiri.
Menurut dua pejabat penegak norma nan diberi info tentang masalah ini tetapi tidak berkuasa untuk membagikan detailnya kepada publik, para interogator menemukan tulisan anti-Islam di dalam mobil tersebut.
Kata-kata "ujaran kebencian" tertulis di salah satu senjata api nan digunakan dalam serangan itu.
Sementara Dewan Direksi ICSD meminta organisasi untuk mendoakan para korban, family mereka, dan semua nan terkena dampak.
"Ini adalah hari nan sangat menyakitkan dan traumatis bagi jemaat kami, siswa, staf, dan organisasi San Diego nan lebih luas," demikian pernyataan Direksi ICSD.
Kami sangat berterima kasih kepada petugas tanggap darurat, petugas keamanan, dan pemimpin organisasi nan bertindak sigap selama krisis ini. Keberanian dan profesionalisme mereka membantu melindungi nyawa selama situasi nan tak terbayangkan.
(blq/bac)
Add
as a preferred source on Google
2 minggu yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·