Kementerian Kesehatan memutar sejumlah voice note (VN) milik master internship berinisial MAA alias dr Myta Aprilia Azmi dalam konvensi pers hasil investigasi di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis (7/5).
Voice note itu diperdengarkan langsung oleh Plt Inspektur Jenderal Kemenkes Rudi Supriatna Nata Saputra saat menjelaskan kronologi sakit hingga meninggalnya master internship tersebut akibat jangkitan paru berat.
Dalam pemaparannya, Rudi menjelaskan dr Myta mulai mengalami indikasi sakit saat menjalani stase di IGD RSUD KH Daud Arief, Kuala Tungkal, Jambi, pada 26 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski mengalami demam, batuk, dan pilek, dr Myta disebut tetap menjalankan tugas jaga di IGD dan melakukan pengobatan mandiri.
Kondisi itu bersambung hingga akhir Maret 2026. Setelah menjalani jaga malam, dr Myta apalagi sempat meminta dipasang infus di IGD.
"Dokter MAA tidak melaporkan kondisinya kepada master pendamping," beber Rudi, dalam konvensi pers di Jakarta, Kamis (7/5).
Kemenkes juga memutar voice note nan dikirim dr Myta kepada rekan sesama peserta internship. Dalam rekaman itu, dr Myta terdengar mengeluhkan kondisi tubuhnya nan semakin menurun akibat demam tinggi dan gangguan pernapasan.
Salah satu nan paling disorot adalah momen dirinya mengaku tak kuat saat bakal melakukan jaga.
"Dan di tanggal 15 April pagi tepatnya ada info master MAA ini mengirimkan voice note kepada rekan ishipnya. Jadi meminta digantikan agenda jaganya. Dengan terdengar napasnya itu sudah agak sesak ya. Boleh diperdengarkan silakan," kata Rudi.
"Astri... Aku... Aku mau minta tolong... Ng... Mau minta tolong. Jadi, jika dari agenda kan Astri ini ya, apa, libur, ndak sih? Libur, ndak sih? Aku... Mau minta tolong gantiin agenda aku, nan pagi ini. Kalau misal... Kamu... Bisa... Hari ini aja. Nanti nan malam biarlah Rena kelak nan gantiin... Kalau nan saya sih kayak... Enggak kuat, Astri...," kata dr Myta dengan sesak.
Walhasil, pergantian jaga tersebut disetujui.
"Ya, selanjutnya berasas info keterangan dari rekannya, master A ini bersedia menggantikan master MAA untuk jaga di IGD," tutup Rudi.
Simak Video "Video: Kemenkes Ungkap Kronologi Kematian Dokter Internship Akibat Campak"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·