PROKALTENG.CO – Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah instansi Badan Gizi Nasional (BGN) di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6), hanya beberapa jam setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari kedudukan Kepala BGN. Penggeledahan dilakukan untuk mencari peralatan bukti mengenai kasus nan tengah ditangani penyidik.
Pelaksana Tugas Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Mochamad Jeffry memastikan perihal itu saat dilonfirmasi oleh awak media pada Rabu (3/6). Dia menyatakan bahwa penggeledahan dilakukan untuk mencari peralatan bukti mengenai penanganan kasus.
“Penyidik Pidsus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung betul melakukan geledah di instansi BGN,” kata dia saat dikonfirmasi.
Namun demikian, Jeffry belum mengungkap secara jelas perkara nan tengah ditangani Kejagungterkait dengan penggeledahan itu.
Besar kemungkinan, perkara tersebut menyangkut dugaan korupsi. Belakangan, BGN memang menjadi sorotan publik.
Bukan hanya lantaran pergantian pucuk ketua telah diumumkan, melaikan atas info nan sempat beredar mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pejabat BGN.
Selain itu, sejumlah kebijakan BGN juga sering dibahas lantaran dinilai menghambur-hamburkan anggaran.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memutuskan mengganti Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua wakil kepala, ialah Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya.
Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang menjadi kepala BGN, didampingi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala BGN.
Pemerintah menetapkan pergantian kepemimpinan tersebut tidak bakal mengganggu penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis nan saat ini menjadi salah satu program prioritas nasional.(jpc)
PROKALTENG.CO – Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah instansi Badan Gizi Nasional (BGN) di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6), hanya beberapa jam setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari kedudukan Kepala BGN. Penggeledahan dilakukan untuk mencari peralatan bukti mengenai kasus nan tengah ditangani penyidik.
Pelaksana Tugas Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Mochamad Jeffry memastikan perihal itu saat dilonfirmasi oleh awak media pada Rabu (3/6). Dia menyatakan bahwa penggeledahan dilakukan untuk mencari peralatan bukti mengenai penanganan kasus.
“Penyidik Pidsus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung betul melakukan geledah di instansi BGN,” kata dia saat dikonfirmasi.
Namun demikian, Jeffry belum mengungkap secara jelas perkara nan tengah ditangani Kejagungterkait dengan penggeledahan itu.
Besar kemungkinan, perkara tersebut menyangkut dugaan korupsi. Belakangan, BGN memang menjadi sorotan publik.
Bukan hanya lantaran pergantian pucuk ketua telah diumumkan, melaikan atas info nan sempat beredar mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pejabat BGN.
Selain itu, sejumlah kebijakan BGN juga sering dibahas lantaran dinilai menghambur-hamburkan anggaran.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memutuskan mengganti Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua wakil kepala, ialah Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya.
Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang menjadi kepala BGN, didampingi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala BGN.
Pemerintah menetapkan pergantian kepemimpinan tersebut tidak bakal mengganggu penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis nan saat ini menjadi salah satu program prioritas nasional.(jpc)
2 hari yang lalu


English (US) ·
Indonesian (ID) ·