Jakarta, CNN Indonesia --
Menunaikan ibadah haji di tengah sengatan cuaca ekstrem Kota Madinah, Arab Saudi tentu menguras energi. Kondisi ini membikin para jemaah mencari sesuatu nan segar untuk melepas dahaga.
Menariknya, musim haji kali ini diwarnai oleh tren kuliner unik nan tengah viral dan menjadi buruan utama ialah es krim mawar alias rose ice cream.
Keunikan bentuknya nan menyerupai kelopak kembang mawar mekar serta cita rasanya nan khas, sukses memikat hati para pencinta kuliner. Tak heran, gerai es krim ini tidak pernah sunyi dari antrean panjang jemaah haji nan berasal dari beragam penjuru dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suhu udara di Kota Madinah saat ini dilaporkan melonjak hingga menyentuh nomor 40 derajat Celsius. Kendati demikian, cuaca terik tersebut sama sekali tidak menyurutkan antusiasme jemaah untuk mencicipi hidangan penutup nan sedang hits di beragam platform media sosial ini.
Disebut es krim mawar lantaran skill luar biasa dari sang penjual. Dengan telaten dan cekatan, dia menyusun setiap scoop es krim menjadi lembaran kelopak kembang mawar nan bagus secara artistik di atas cone.
Proses pembuatannya nan sangat artistik ini menjadi daya tarik tersendiri, membikin para jemaah rela mengantre demi mengabadikan momen pembuatan es krim melalui kamera ponsel mereka sebelum menyantapnya.
Keistimewaan utama es krim mawar ini terletak pada sensasi rasanya nan jarang ditemui pada produk es krim konvensional, ialah hadirnya aroma kuat dan unik dari kembang mawar.
Tidak hanya memanjakan mata melalui visualnya nan cantik, langkah penyajian kuliner ini juga terbilang eksentrik. Setelah kelopak es krim terbentuk sempurna, di atasnya bakal ditaburi kelopak mawar original dan disemprot dengan spray unik beraroma mawar nan kondusif dikonsumsi.
Formula ini menghasilkan sensasi kesegaran nan langsung menyeruak sejak gigitan pertama.
Untuk menyesuaikan dengan selera lokal dan internasional, gerai ini menawarkan beragam jenis rasa unik Timur Tengah nan autentik, seperti kurma dan pistachio, di samping rasa terkenal seperti vanilla serta cokelat.
Teksturnya nan lembut dipadukan dengan manis nan pas, terbukti sangat efektif mengusir dahaga nan mencekik di bawah terik matahari. Kombinasi rasa ini dinilai menciptakan kesan mendalam bagi siapa saja nan menikmatinya, sekaligus sukses memanjakan lidah para jemaah.
Tarhani, seorang jemaah asal Filipina nan ditemui di lokasi, mengungkapkan kekagumannya terhadap cita rasa es krim unik ini.
"Rasanya luar biasa. Saya Tarhani dari Filipina, sangat suka mencicipi es krim ini, rasanya sangat lezat (yummy) dan segar sekali. Es krim ini menawarkan perbedaan rasa nan jauh lebih kaya dibanding es krim nan ada di negara saya. Rasanya sangat unik, mirip sensasi menikmati baklava," ujarnya dengan antusias.
Bagi jemaah nan tertarik mencoba, letak gerai viral ini cukup mudah ditemukan lantaran berada di area strategis perlintasan peziarah. Husein Labib, seorang jemaah asal Indonesia, membagikan rute persis menuju gerai kuliner hits tersebut.
"Iya, kita beli dan mencoba es krim nan lagi viral di Madinah ini. Lokasinya berada di sekitar pintu utama, tepatnya di sebelah kiri Jabal Uhud alias di sebelah kanan Masjid Nabawi. Kemasannya sangat bagus dan menarik untuk memikat perhatian para peziarah serta tamu Allah nan sedang berada di Madinah," jelas Husein.
Dengan nilai nan dibanderol cukup terjangkau, es krim mawar ini tidak sekadar menjadi pelepas dahaga dari cuaca panas ekstrem. Kehadirannya sekarang telah beralih bentuk menjadi salah satu cerita manis dan pengalaman kuliner tak terlupakan bagi para jemaah di sela-sela kekhusyukan aktivitas ibadah mereka di Kota Nabawi.
(fra/luk/fra)
Add
as a preferred source on Google
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·