Iran Keluarkan Peta Baru Selat Hormuz Yang Dikendalikan Pasukan Irgc

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan peta baru Selat Hormuz, nan diklaim berada di bawah kendali pasukan militer tersebut.

Dilansir Anadolu Agency, area nan ditetapkan dalam peta baru tersebut membentang di antara dua garis maritim.

Satu wilayah membentang dari ujung barat Pulau Qeshm Iran ke Umm Al Quwain di Uni Emirat Arab, sementara satu garis lainnya membentang dari Kuh-e Mobarak di Iran ke wilayah selatan Fujairah di UEA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun belum jelas sejauh mana klaim wilayah kendali tersebut telah berubah.

Peta baru ini muncul setelah Iran pada hari ini (4/5) mewanti-wanti militer AS untuk tidak memasuki wilayah Selat Hormuz jika tidak mau diserang.

"Kami memperingatkan bahwa setiap kekuatan bersenjata asing terutama militer AS nan agresif, jika mereka bermaksud mendekati alias memasuki Selat Hormuz, bakal menjadi sasaran dan diserang," kata Mayor Jenderal Iran, Ali Abdollahi.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengatakan militernya bakal memandu kapal-kapal nan terjebak di blokade Selat Hormuz. Operasi itu dia namakan sebagai "Project Freedom".

Dia mengatakan AS bakal membantu kapal-kapal dari negara-negara nan tidak terlibat dalam bentrok tersebut.

"Demi kebaikan Iran, Timur Tengah, dan Amerika Serikat, kami telah memberi tahu negara-negara ini bahwa kami bakal memandu kapal-kapal mereka dengan kondusif keluar dari jalur perairan terlarang ini," tulis Trump di Truth Social, seperti dikutip AFP.

"Setelah keluar, mereka tidak bakal kembali sampai area tersebut kondusif untuk navigasi," imbuh Trump.

Menurut media AS, Angkatan Laut tidak bakal memasuki selat tersebut, namun bakal memberikan pedoman untuk melintasi jalur laut nan sempit itu. Situs buletin Axios mengatakan kapal-kapal AS bakal berada "di sekitar" untuk mencegah serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial.

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-internasional