Hewan 'ikan Berjalan' Jadi Maskot Piala Dunia 2026, Nyaris Punah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gegap gempita Piala Dunia tampak semarak di Kota Meksiko. Jalan dan akomodasi publik penuh ornamen simbol gelaran sepak bola ikan nan kocak nan imut.

Ikan nan masuk famili salamander ini disebut axolotl. Hewan tersebut digambarkan dengan warna ungu cerah menghiasi mural hingga gerbong kereta bawah tanah. Namun, di bumi nyata, di alam liar, ikan ini nyaris punah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Axolotl jadi maskot tak resmi Mexico City saat kota ini bersiap jadi tuan rumah lima pertandingan Piala Dunia. Laga pembuka bakal digelar pada Kamis (11/6).

Pengelola gerai nan menjual mainan di Taman Chapultepec Ernesto Velaquez berambisi gambar-gambar ikan salamander itu turut menghadirkan upaya konservasi lebih lanjut.

"Beberapa orang asing bertanya apakah bisa dimakan - jawabannya tidak, mereka berisiko punah," kata Velaquez, dikutip Reuters.

"Saya berambisi Piala Dunia bakal membantu orang-orang belajar lebih banyak sehingga kita bisa merawat mereka dengan lebih baik," imbuh dia.

Namun, kelucuan ikon axolotl tak serta merta membikin penduduk Mexico City girang. Mereka justru mengkritik penggunaan hewan nan nyaris punah itu untuk mengalihkan perhatian masalah prasarana dan upaya konservasi nan minim.

Kehadiran ikan itu susah terdeteksi dalam beberapa tahun terakhir. Sensus terbaru nan dimulai pada 2024, dan, dua tahun kemudian, para peneliti belum menemukan satu pun axolotl.

Koordinator sensus Vania Mendoza mengatakan tim kecilnya berangkat ke kanal-kanal menggunakan tongkang sebelum fajar sepanjang musim dingin untuk mencoba menghitung axolotl di jaring mereka.

Mereka tidak menemukan satu pun, tetapi dengan menganalisis air untuk DNA, mereka bisa memastikan bahwa beberapa axolotl memperkuat hidup di kanal-kanal tersebut.

"Kami tahu mereka ada di sana," kata Mendoza.

Sekitar 12 tahun lalu, ikan itu tetap terlihat. Universidad Nacional Autónoma de México (UNAM) mengidentifikasi sekitar 36 axolotl per kilometer persegi di Xochimilco pada 2014. Namun, nomor ini menurun tajam dari 6.000 per kilometer persegi pada 1998.

(isa/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional