Foto-foto Jadul Ini Ternyata Simpan Cerita Yang Bikin Melotot!
FotoINET
Pool - detikInet
Senin, 27 Apr 2026 08:44 WIB
Jakarta -
Foto-foto jadul ini rupanya menyimpan cerita tak terduga. Dari perincian mini hingga kisah besar, semuanya bisa bikin Anda melotot.
Dokter Polandia, Eugene Lazowski, berpose berbareng kucing. Ia dikenal sebagai “pahlawan diam-diam” lantaran menyelamatkan sekitar 8.000 orang Yahudi dengan memalsukan pandemi tifus saat Perang Dunia II. Foto: Boredpanda
Momen Olimpiade Berlin 1936: Jesse Owens berdiri di podium, sementara atlet Jerman Lutz Long memberi hormat Nazi. Keduanya justru menjalin persahabatan di tengah ketegangan politik. Foto: Boredpanda
Deretan sepatu korban Holocaust di tepi Sungai Danube, Budapest. Instalasi ini menjadi simbol mengenang ribuan korban nan dieksekusi di letak tersebut. Foto: Boredpanda
Bobbi Gibb, wanita pertama nan mengikuti maraton Boston pada tahun 1966, berlari tanpa nomor lantaran wanita tidak diizinkan untuk mengikuti perlombaan tersebut. Foto: Boredpanda
Pada tahun 1996, seorang bayi wanita nan baru lahir ditinggalkan di tempat sampah dekat kota Kolkata, India. Tiga anjing jalanan nan ramah menemukan dan melindunginya selama nyaris dua hari, apalagi mencoba memberi makan bayi tersebut sebelum pihak berkuasa dihubungi dan bayi itu diselamatkan. Foto: Boredpanda
Terry Fox, pelari asal Kanada, berlari dalam “Marathon of Hope” (1980) dengan kaki prostetik untuk menggalang biaya penelitian kanker. Foto: Boredpanda
Albina Mali-Hočevar, seorang pejuang perlawanan nan berjuang untuk pembebasan Yugoslavia selama Perang Dunia II. Albina Mali-Hočevar mau ikut bertempur selama Perang Dunia II. Ketika remaja Slovenia itu mendengar bahwa rekan-rekan partisannya ditugaskan sebagai perawat selama konflik, air mata frustrasi memenuhi matanya.
Tetapi pada akhir perang, Mali-Hočevar bakal mengalami banyak aksi. Terkenal saat ini lantaran jejak luka di wajahnya, nan memecah pandangannya, Mali-Hočevar menghabiskan bentrok tersebut berjuang untuk pembebasan Yugoslavia. Foto: Boredpanda
Mahasiswa di India mengikat rambutnya ke tembok agar tidak tertidur saat belajar malam, sebuah langkah ekstrem menjaga konsentrasi di era awal 1900-an. Foto: Boredpanda
Perbandingan gletser di wilayah Arktik dari masa lampau dan sekarang. Es nan dulu menjulang sekarang menyusut drastis akibat perubahan iklim. Foto: Boredpanda
Interior pesawat penumpang era awal 1900-an. Kursi rotan dan kreasi sederhana menunjukkan sungguh berbeda pengalaman terbang dulu. Foto: Boredpanda
Sekelompok ahli foto Byron Company berpotret selfie di genting studio Manhattan pada 1920. Mereka memegang kamera besar secara bergantian untuk memotret diri sendiri—menjadi salah satu contoh awal selfie modern, jauh sebelum era smartphone. Foto: Boredpanda
La Doncella, mumi remaja Inca berumur sekitar 15 tahun, ditemukan pada 1999 di puncak Gunung Llullaillaco (perbatasan Chile–Argentina). Ia merupakan bagian dari ritual capacocha, di mana anak-anak dipilih sebagai persembahan untuk Dewa Matahari Inti dan dikorbankan di ketinggian ekstrem lebih dari 500 tahun lalu. Foto: Boredpanda
Seorang tentara AS memamerkan kelabang raksasa Scolopendra subspinipes saat Perang Vietnam, 1967. Meski terlihat sangat besar, ukurannya tampak lebih ekstrem lantaran posisi lebih dekat ke kamera—tentara itu sebenarnya tidak menyentuhnya langsung. Foto: Boredpanda
Wajah Evgeny Stepanovich Kobytev sebelum dan sesudah Perang Dunia II (1941 vs 1945). Dari seniman muda menjadi tentara, dia terluka, ditawan di kamp Nazi, lampau sukses kabur dan kembali bertempur—potret nyata kerasnya perang nan mengubah hidup selamanya. Foto: Boredpanda
Juliane Koepcke, remaja 17 tahun nan selamat dari kecelakaan pesawat LANSA 508 pada 1971. Ia terlempar dari ketinggian sekitar 3 km, lampau memperkuat hidup 10 hari sendirian di rimba Amazon—menjadi satu-satunya dari 93 orang di pesawat nan selamat. Foto: Boredpanda
Pemain baseball Boston Red Sox, Jim Rice, menggendong seorang anak nan terluka akibat bola foul pada 1982. Aksinya disebut menyelamatkan nyawa sang bocah. Foto: Boredpanda